Wednesday, 11 January 2017

Allahu Akbar : pintu Jihad sudah dibuka, Aceh siap bergerak, jika Imam besar umat islam, Habib Rizieq Syihab di penjara

[Laskarsyahadat] press Rilis masyarakat muslim Aceh terkait pemanggilan Habibana M Rizieq Syihab (Imam besar Umat Islam)   oleh Polda Jabar yang secara tegas oleh Kapolri di dukung pasti akan mendapat perhatian khusus dari ummat Islam se Indonesia.


Berikut pernyataan resmi masyarakat Aceh

Kami atas nama masyarakat Aceh dan ulama Aceh mendesak pihak kepolisian jangan menjadi antek antek asing dan aseng dan kami harap polisi harus bijak sana dalam menanggai persoalan artinya kalau betul pihak kepolisian jujur mau negeri ini aman maka hargailah ulama jangan mencari pasal untuk menjeblos ulama kedalam penjara, kami heran kenapa kasus penista agama yg menimpa si ahok pulisi tidak cepat tanggap, butuh demo demo demo butuh aksi demi aksi baru ahok dipanggil tapi kenapa perkara habib Rizieq yg belum jelas tapi polisi dah ngomong kasar bahkan ingin menjemput paksa habib Rizieq bila habib Rozieq tidak memenuhi panggilan, kenapa ahok di istimewakan dan kenapa ulama di sepelekan di negri ini.

Wahai bapak kapolri kami masyarakat Aceh dan mewakili Ulama Aceh perlu kami sampaikan kepada Bapak :

1. Hargailah ulama dan Islam karena ulamalah yg rela mati berjuang demi NKRI sejarah telah membuktikan.
2. Jangan buat ummat Islam kecewa karena penduduk negeri ini manyoritas ummat Islam, kalau ummat islam kecewa maka tidak bisa dibendungkan bila mereka bangkit melawan .
3 . Bila keadilan di permainkan, sipenista agama tidak ditahan dan ulama di penjarakan maka jangan salah kan kami akan bangkit melawan dan akan kami serukan jihad dengan segenab kemampuan.
4.kalau mau penjarakan habib Rizieq langkahi dulu manyat kami, dalam artiyan kami ratusan ribu ummat islam aceh akan siap membela habib rizieq dg apapun resiko.

 Ttd tgk muslim at thahiry pimpinan pesantren darul mujahidin dan ketua fpi aceh
Baca selengkapnya

[video] sok Pintar, pengacara Ahok : "Al Quran diturunkan oleh Nabi BESAR Muhammad" !

[Laskarsyahadat]  sidang kasus Ahok terkait kasus penistaan agama sudah yang ke-5 berlangsung.  Pada selasa, 10/1/17, di auditorium kementerian pertanian,  dalam agenda mendengarkan saksi dalam hal ini para pelapor.



Sidang berjalan lancar,  walau di luar sidang terjadi penangkapan terhadap pendukung Ahok yang kedapatan menyusup di barisan para Mujahid, selesai persidangan seperti biasa,  tim Ahok melakukan konferensi pers,  terkait hasil persidangan ada kejanggalan yang diabadikan oleh media TV one yang menyiarkan kasus persidangan pada selasa,  3/1/2017 lalu ditempat yang sama.

Pengacara Ahok menyampaikan keberatan dan mempertanyakan kredibilitas saksi,  diketahui adik kandung Ahok,  Vivi Evitha menjadi pembela Ahok dalam keterangan persnya menyampaikan " kalau Al Quran di bilang bohong saya juga marah,  kenapa?  Karena Alquran diturunkan oleh nabi besar Muhammad,  saya belajar Islam,  saya bisa ngaji alfatihah ,  keluarga saya banyak yang muslim"

Berikut videonya


Baca selengkapnya

Tuesday, 10 January 2017

[video] pidato Megawati yang membuat presiden Joko Widodo berdiri!

[Laskarsyahadat] partai wong cilik atau PDIP tidak lagi melindungi rakyat.  Semboyan partai  wong cilik tinggal semboyan.  "Partai menang rakyat ditingggal" Itulah semboyan yang layak untuk partai moncong putih banteng. Apakah benar demikian?


Pada perayaan hari ulang tahun PDIP yang ke-44,selasa (10/1/17) tokoh besar,  Pemimpin junjungan,  ibu besar dan mantan presiden ke-4, yang juga sebagai ketua Umum PDIP menyamapaikan dengan tegas.  " jadi kalau ada yang macam-macam,  pak presiden, pak wapres, panggil kami saja, anak buah saya ada lho! " gelak tawa para peserta dan sambutan berdiri presiden dan wakil presiden menambah suasana menjadi riuh.

Berikut cuplikan video tersebut



Bagaimana kalau rakyat sudah mulai datang ke Istana?  Atau lengserkan jabatan pak presiden dan wakil presiden..

Baca selengkapnya

Jokowi Pemimpin Hoax! Benarkah?

[Laskarsyahadat]  Hoax menjadi tranding topik di media sosial dan nasional. Hoax atau berita bohong atau yang tidak bisa dipercaya membuat rezim Joko Widodo membuat badan Cyber yang di tugaskann adalah kepolisian.  Tugas utamanya tentu untuk menyangkal hoax dan menangkapi para penebar hoax.



Hoax lebih memikat pemerintah untuk melakukan tindakan represip dan cepat melakukan tindakan,  sebelum badan cyber bergerak,  Kominfo sebagai bagian dari rezim sudah berulang kali melakukan tindakan ceroboh dengan menutup media Islam yang menyebarkan berita tentang keadaan umat islam. Kominfo radikal dalam melakukan tindakan, sehingga kominfo sudah tidak bisa dipercaya oleh umat islam,  karena berita hoax dan radikal dan bohong hanya dituduhkan pada media Islam,  ada apa dengan kominfo?

Terlepas dari media hoax dan berita hoax,  bagaimana dengan pemimpin hoax yang bangga memotong rakyat.  Rakyat dituduh hoax padahal fakta ditangkap,  Rakyat bergerak dituduh makar padahal hoax kepolisian.  Bisa disimpulkan siapa yang hoax?

Apakah presiden Joko Widodo sebagai tokoh hoax?  Berikut kenyataan dan keadaan untuk menyikapi dan menyimpulkan presiden hoax atau tidak.

Hutang Indonesia pada China mencapai triliunan,  apakah Hoax? ( sumber : kompas.com: per januari hutan Indonesia naik 59%)

Jokowi berjanji tidak akan berhutang ke luar negeri kalau terpilih jadi presiden,  apakah Hoax janji tersebut? ( Joko Widodo ingkar janji,  sumber : suarajakarta.co)

Apakah bisa Joko Widodo sebagai presiden disebut sebagai pemimpin hoax?  Rakyat yang bisa menyimpulkan....
Baca selengkapnya

Monday, 9 January 2017

[Foto] Ruhut Ngacir Pake Ojek, salah masuk di area Mujahid!

[Laskarsyahadat]  Ruhut sitompul(baca:si mulut besar)  anggota dewan yang di pecat dari demokrat karena menyakiti partai demokrat kembali dipermalukan oleh tingkahnya yang dungu. Pada selasa(10/1/2017) untuk menghadiri persidangan Ahok alias penista agama di gedung kementerian pertanian.

Sumber: nanik

Sumber: nanik sudaryati 


Kejadian konyol yang dilakukan oleh ruhut si tumpul yang salah masuk area Mujahid di abadikan oleh seorang netizen yang menjadi peserta sidang Ahok ke - 5. Ruhut si tumpul ketakutan dengan wajah cemas, tersebar viral Ruhut mengajak duel anggota FPI ternyata malah ketakutan sendiri.

Tapi untung,  Mujahid tidak meladeni ajakan duel yang di lontarkan  ruhut si tumpul yang tersebar di media sosial.

Nanik Sudaryati melalui akun Facebooknya mengunggah beberapa foto aksi kaburnya si ruhut si tumpul. "salah kamar,  bos Ahokers Ruhut 'salah kamar( masuk di area Mujahid.  Begitu tahu salah Ngacir minta dibukain pintu pagar Departemen Pertanian.  Ternyata pintu pagar enggak bisa dibuka,  dia langsung lari naik ojek."

Ruhut si Tumpul Aman dan akhirnya tidak masuk media TV,  bukan FPI dan para Mujahid yang mengusir Ruhut,  dan yang pasti enggak ada aksi duel satu lawan satu.  Kacau pun duel udah dipastikan langsung KO di tempat.
Baca selengkapnya

Fans Page Presiden sebar Hoax, Habib Muhammad Lutfhi bin Yahya langsung Tabayun

[Laskarsyahadat]  pemberitaan dan informasi yang disampaikan oleh akun fans Page Presiden Jokowi mengandung berita bohong terkait foto dan narasumber teks yang disampaikan,  selain Fans Page Presiden yang menjadi sorotan adalah laman resmi cnnindonesia.com dan nu.or.id, lamanya tersebut memlintir beberapa kalimat yang disampaikan oleh Habib Muhammad Lutfhi bin Yahya.


Berikut Tabayun dan klarifikasi resmi dari Habib Muhammad Lutfhi bin Yahya melalui Fans Page resmi beliau.

KLARIFIKASI DAN TABAYYUN

Kami dari Tim Media Resmi Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya akan menyampaikan beberapa KLARIFIKASI atas Pemberitaan beberapa media online terkait Kunjungan Presiden RI ke Kanzus Sholawat Minggu, 8 Januari 2017

1. Kepada Humas Kementerian Sekretariat Negara selaku Pemegang Akun Presmi Fasnpage Presiden Joko Widodo akan menyampaikan bahwa FOTO yang diambil di postingan berikut ini adalah Foto Kunjungan Presiden dalam acara Maulid Nabi di Kanzus Sholawat, Pekalongan, bukan di Ponpes At-Taufiqi, Pekalongan

https://www.facebook.com/Jokowi/?ref=ts&fref=ts 

2. Kepada rekan media CNN Indonesia bahwa narasi berita pada segmen kedua TIDAK BENAR, disebutkan dalam narasi bahwa Presiden berinteraksi dengan Santri Ponpes At-Taufiqi, Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, dan menguji kemampuan Pengetahuan umum sejumlah santri Ponpes At-Taufiqi, padahal interaksi dilaksanakan dalam acara Maulid Nabi di Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan

https://www.youtube.com/watch?v=NFDmaTVrtm0

3. Kepada Kontributor NU Online dan atau Humas PBNU bahwa dalam Pemberitaan laman di bawah ini ada KEKELIRUAN NARASI yang dituliskan, sebab TIDAK ADA kalimat yang keluar dari Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya yang ditulis berikut ini

"Saya tegaskan di sini bahwa saya mendukung sepenuhnya beliau Bapak H Joko Widodo sebagai presiden RI ke-7 karena beliau terpilih secara sah dan demokratis,"

http://www.nu.or.id/post/read/74471/habib-luthfy-saya-dukung-sepenuhnya-presiden-jokowi

Padahal kalimatnya yang betul :

"Niat baca Fatihah untuk Indonesia khusus, supaya negara kita aman, tenteram, dijauhkan dari segala cobaan-cobaan, dan semua yang ada pada pundak Presiden kami ini yang saya banggakan, Bapak Presiden Jokowi, MAAF YAH JANGAN SALAH PAHAM, saya kenal dengan beliau itu bukan hanya sekarang saja, jadi ini tindak lanjut pada saat beliau masih jadi Walikota Solo, jadi ini bukan basa basi, ini kenyataan"

Rekaman Video Asli petikan beliau pada menit -1:28:21

https://www.facebook.com/habibluthfi/videos/10154076048515766/

Dan berbagai MEDIA baik Online, Cetak, Radio, Televisi, serta media lainnya atas KEKELIRUAN dalam pengambilan berita.

Banyak dari Berita mengambil Potongan Hasil Video Streaming Fanspage Habib Muhammad Luthfi bin Yahya TANPA IZIN, Beredarnya berita-berita diluar Fanspage tersebut KAMI TIDAK BERTANGGUNG JAWAB atas isi, konten, dan narasi yang disampaikan oleh media tersebut.

Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatiannya disampaikan TERIMA KASIH.

Mohon BANTU SEBARKAN informasi ini.
Baca selengkapnya

Konyol!!, Mesra dengan Ketum PBNU , Kasatkornas Banser selidiki Abu Janda(Abu jahal)!

[Laskarsyahadat] Kepala satuan komando nasional Banser H Alfa Isnaeini, secara resmi  melalui berita NU online,  6 Januari 2017 memerintahkan bawahannya untuk menyelidiki akun Abu Janda Al Boliwudi  (Abu jahal) yang telah memecah belah umat islam.  

Sumber : NU online 

NU Online : "Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser H Alfa Isnaeni, di Jakarta, Ahad (8/1) mengatakan, akun Facebook “Abu Janda NU” sama sekali tidak memiliki hubungan dengan Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Sebab Ansor dan Banser tidak berwatak demikian. "


Ada apa dengan NU sekarang,  apakah foto yang dengan jelas dan sudah tersebar terkait peran Abu Janda laknatullah di tubuh CyberBanser belum sampai ke Kasatkornas Banser.

Kecerobohan atau kesengajaan dalam memerangi umat islam sendiri yang dengan jelas menentang perjuangan Abu Janda namun malah mesra dan difasilitasi oleh PBNU komando KH. Said Agil Siradj.  Bukan hanya Abu janda(baca:Abu Jahal) yang identitas ya tidak jelas,  golongan liberal sudah menghadiri rapat yang secara resmi diadakan oleh NU pada Kopdar netizen CyberNU. (Rabu, 30/12/2016)

Berikut foto kegiatannya



 Ada beberapa kemungkinan Kasatkornas sebagai kepala komando Nasional Banser,  masih mempertanyakan status Abu Janda.

1. Kasatkornas tidak dilibatkan dalam Kopdar Netizen pada 30 Desember 2016
2. Kasatkornas tidak tahu peserta
3. Kasatkornas yang tidak mau tahu

Sebagai seorang muslim yang cinta dengan NU tentu mengkritik keras,  terkait pernyataan dan gerak politik PBNU di bawah kepemimpinan KH.  Said Agil Siradj, selain  banyak menyudutkan ulama yang berdakwah dalam kesatuan jamaah  yang bersyariat,  PBNU malah memfasilitasi para tokoh Syiah seperti Ulil Absar Abdala dan konco - konconya.

Kasatkornas menyampaikan beberapa Himbauan terkait berita,  "sumber berita itu jelas motifnya,  harus hati-hati dan jangan mudah terprovokasi"

Terlepas dari itu semua, NU memiliki pengaruh besar di negeri ini, jika NU salah dalam menentukan sikap dan menuntun ummat tentu para tokoh tersebut bertanggung jawab, dan untuk ummat tentunya harus berhatihati karena kesalahan yang dibuat berkaitan dengan kemaslahatan ummat pada umumnya.
Baca selengkapnya
loading...