Showing posts with label Pendidikan Islam. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan Islam. Show all posts

Thursday, 12 January 2017

PROF. TAMIM PARDEDE : biografi, hasil temuan dan perjuangannya!

[Laskarsyahadat] Prof.  Tamim Pardede,  sebuah nama dan sosok yang masih asing bagi masyarakat Indonesia.  Namun,  berkembangnya teknologi membuat prof Tamim di kenal oleh masyarakat.

Sumber : www.mongabay.com

Awal Kemunculan beliau yang misterius,  melalui media sosial Facebook berkomentar tentang aksi Bela Islam,  beliau jelaskan dengan nada bicara yang sepertinya aneh namun jelas,  berperawakan seperti tidak normal tapi beliau orang hebat dan cerdas(ketika menemukan di youtube penemuan beliau)

Siapa sebenarnya prof m. Tamim Pardede?
Dalam pengakuan melalui akun Facebooknya,  Muhammad Tamim Pardede,  beliau uraikan bahwa beliau bernama Asli Israel Pardede,  sebuah nama yang diberikan oleh kedua orang tuanya,  kok Israel.  Sebelum masuk Islam(mualaf)  Israel menjadi nama awalnya.  Namun,  setelah masuk dan mendalami kebenaran Islam beliau merubah namanya menjadi Tamim Pardede.

Silahkan kunjungi youtube untuk mengetahui i hasil temuan dan riset beliau yang wajib kamu ketahui,  sebelum menjuatifikasi keilmuan Prof. Tamim Pardede



Apakah beliau benar-benar profesor?
Ketika melihat tubuh dan perlakuan beliau,  banyak orang akan mengira tidak mungkin beliau seorang profesor,  namun ternyata,  pengakuan akan kemampuan beliau sudah memberikan kontribusi besar bagi Negara Indonesia.

BIOS44 merupakan temuan beliau yang dibantu bersama korem Sumatera Selatan dalam pengembanganya untuk menanggulangi kebakaran.

Selain bios 44, temuan beliau adalah bahan bakar sampah,  generator ion organik,  api tanpa asap,  bahan bakar air seni,  dan masih banyak lagi yang diungkapkan oleh beliau,  " sampai lupa"  semakin berisi,  semakin merunduk,  untuk menggetarkan musuh,
 beliau sampaikan dengan tegas,  bahwa untuk menyamai keilmuan prof Tamim Pardede harus sekolah 30-40 tahun lagi.  Wooww Aammazing,  Indonesia dan Islam bangga memiliki orang berilmu seperti beliau.

Lalu,  untuk menemukan identitasnya secara search Google tidak semudah menemukan prof Bj. HABIBI,  dan identitas beliau,  belum secara utuh di uraikan.


Baca selengkapnya

Friday, 6 January 2017

Alhamdulillah, Temui Aulia di SMPIT Harum Ngawi, Ustadz Azzam Mujahid Izzulhaq serahkan Hadiah Umrah!

[Laskarsyahadat] Ustadz Azzam Mujahid Izzulhaq menyampaikan terimakasih dan menyalurkan hadiah Umrah untuk Aulia (Rabu,  4 Januari 2017) yang tidak jadi tanding karena didiskualifikasi oleh panitia yang melarang peserta berhijab.

Sumber:Fb Azzam Mujahid Izzulhaq (baju Kotak-kotak) 

Berikut pernyataan Azzam Mujahid Izzulhaq,  semoga keberkahan selalu bersama beliau dan anugerah serta rahmat Allah selalu limpahan untuk beliau, dan belia seperti sahabat  Utsman ra.  atau abdurahman bin auf  ra. di zaman ini.

"Alhamdulillah,
Tertunainya bersilaturahim kepada ananda Aulia,  orangtua dan segenap pengurus Yayasan DAN dewan Astrid SMP Islam terpadu plus Tahfiz Al quran harapan ummat Ngawi,  Jawa Timur.  InsyaAllah,  aulia beserta salah seorang ustadz/Ustadzah berpreataai akan memenuhi panggilan Allah ke tanah suci-Nya dalam waktu dekat.

Semoga silaturahmi ini berbuah kebaikan hingga keluarganya.

Mendengarkan kisah-kisah di balik heroik ne dan keistiqomahan Aulia,  para Asatidz dari pola didik orangtuanya begitu menggetarkan hati dan jiwa. Adalah benar bahwa Al Quran telah menjaga kemuliaan manusia seluruhnya.

Mendengarkan juga kesaksian beragama kejadian sebenarnya beserta upaya-upaya pemelintiran berita oleh beberapa pihak yg berkepentingan menjadikan kita semakin teguh bahwa kita berada di jalan yg benar,  insyaAllah.

Terimakasih kepada semua sahabat atas segala doa.  Juga kepada sahabat yg turut menitipkan hadiah untuk Aulia.  Terimakasih,  jazakumullah arsenal jasa.  Salam hormat dari sang juara,  Mujahid ah muda penghafal Al-Quran,  Aulia"

Barakallah... Semoga keberkahan selalu meliputi keluarga Azzam Mujahid Izzulhaq  bersama orang-orang yang mencintainya.


Baca selengkapnya

Pajak tambah besar, tanda negara Hancur! Apakah berdosa rakyat tidak taat pajak!

[Laskarsayahadat]  Rakyat Indonesia pada tahun 2017 dikagetkan dengan beragam kenaikan kebutuhan dasar.  Tarif listrik,  biaya pengurusan (Penerimaan Negara bukan Pajak)  STNK dan BPKB, kenaikan Bbm,  serta kenaikan harga sembako.


Kenaikan yang dilandasi dengan beragam alasan yang dilontarkan oleh pemerintah membuat rakyat semakin kepincut sinis,  ngeri dan alih - alih pingin nangis merasakan pahitnya rezim Joko Widodo yang katanya pro rakyat dan mensejahterakan rakyat!  Rakyat yang mana????

Apa yang bisa dilakukan rakyat?  Tax amnesty yang diwacanakan akan menguntungkan negara,  malah minjem duit ke negara lain untuk bayar hutang, bukan bangun negara! Sri mulyani sebagai menteri keuangan menyatakan defisit anggaran,  pinjam uang untuk bayar hutang (sumber : m.liputan6.com.)

Apa hukumnya kalau rakyat tidak bayar pajak?
Berikut ulasan dan pecerahan yang di dapat untuk pengetahuan ummat Islam khususnya!

PENDAPAT ULAMA HAQ TENTANG PAJAK.

Diuraikan oleh : Surya Irawan
Kita dapatkan bahwa pajak sebenarnya diwajibkan bagi orang-orang non muslim kepada pemerintahan Islam sebagai bayaran jaminan keamanan. Maka ketika pajak tersebut diwajibkan kepada kaum muslimin, para ulama berbeda pendapat di dalam menyikapinya.

1. Pendapat Pertama : menyatakan pajak tidak boleh sama sekali dibebankan kepada kaum muslimin, karena kaum muslimin sudah dibebani kewajiban zakat. Dan ini sesuai dengan hadist yang diriwayatkan dari Fatimah binti Qais, bahwa dia mendengar Rasulullah saw bersabda :
لَيْسَ فِي الْمَالِ حَقٌّ سِوَى الزَّكَاةِ
"Tidak ada kewajiban dalam harta kecuali zakat. " ( HR Ibnu Majah, no 1779, di dalamnya ada rawi : Abu Hamzah ( Maimun ), menurut Ahmad bin Hanbal dia adalah dho’if hadist, dan menurut Imam Bukhari : dia tidak cerdas )

Apalagi banyak dalil yang mengecam para pengambil pajak yang dhalim dan semena-mena, diantaranya adalah :
Pertama : Hadist Abdullah bin Buraidah dalam kisah seorang wanita Ghamidiyah yang berzina bahwasanya Rasulullah saw bersabda :
فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَقَدْ تَابَتْ تَوْبَةً لَوْ تَابَهَا صَاحِبُ مَكْسٍ لَغُفِرَ لَهُ
“ Demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya perempuan itu telah benar-benar bertaubat, sekiranya taubat (seperti) itu dilakukan oleh seorang penarik pajak, niscaya dosanya akan diampuni." ( HR Muslim, no: 3208 )

2. Pendapat Kedua : Hadist Uqbah bin ‘Amir, berkata saya mendengar Rasulullah saw bersabda :
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ صَاحِبُ مَكْسٍ
“ Tidak akan masuk surga orang yang mengambil pajak ( secara zhalim ) “ ( HR Abu Daud, no : 2548, hadist ini dishohihkan oleh Imam al Hakim ) .

Dari beberapa dalil di atas, banyak para ulama yang menyamakan pajak yang dibebankan kepada kaum muslim secara dhalim sebagai perbuatan dosa besar, seperti yang dinyatakan Imam Ibnu Hazmi di dalam Maratib al Ijma’ hlm : 141 :
“واتفقوا أن المراصد الموضوعة للمغارم على الطرق وعند أبواب المدن وما يؤخذ في الأسواق من المكوس على السلع المجلوبة من المارة والتجار ظلم عظيم وحرام وفسق “
”Dan mereka (para ulama) telah sepakat bahwa para pengawas (penjaga) yang ditugaskan untuk mengambil uang denda (yang wajib dibayar) di atas jalan-jalan, pada pintu-pintu (gerbang) kota, dan apa-apa yang (biasa) dipungut dari pasar-pasar dalam bentuk pajak atas barang-barang yang dibawa oleh orang-orang yang sedang melewatinya maupun (barang-barang yang dibawa) oleh para pedagang (semua itu) termasuk perbuatan zhalim yang teramat besar, (hukumnya) haram dan fasik.”
, Imam Dzahabi di dalam bukunya Al-Kabair, Imam Ibnu Hajar al Haitami di dalam az- Zawajir ‘an iqtirafi al Kabair, Syekh Sidiq Hasan Khan di dalam ar-Rauda an-Nadiyah, Syek Syamsul al Haq Abadi di dalam Aun al-Ma’bud dan lain-lainnya

Pendapat Kedua : menyatakan kebolehan mengambil pajak dari kaum muslimin, jika memang negara sangat membutuhkan dana, dan untuk menerapkan kebijaksanaan inipun harus terpenuhi dahulu beberapa syarat. Diantara ulama yang membolehkan pemerintahan Islam mengambil pajak dari kaum muslimin adalah Imam Ghozali, Imam Syatibi dan Imam Ibnu Hazm.

Dan ini sesuai dengan hadist yang diriwayatkan dari Fatimah binti Qais juga, bahwa dia mendengar Rasulullah saw bersabda :
إِنَّ فِي الْمَالِ لَحَقًّا سِوَى الزَّكَاةِ
"Sesungguhnya pada harta ada kewajiban/hak (untuk dikeluarkan) selain zakat." ( HR Tirmidzi, no: 595 dan Darimi, no : 1581, di dalamnya ada rawi : Abu Hamzah ( Maimun ), menurut Ahmad bin Hanbal dia adalah dho’if hadist, dan menurut Imam Bukhari : dia tidak cerdas )

Ada beberapa Syarat-syarat Pemungutan Pajak dalam Islam

Para ulama yang membolehkan Pemerintahan Islam memungut pajak dari umat Islam, meletakkan beberapa syarat yang dipenuhi terlebih dahulu, diantaranya adalah sebagai berikut :

Pertama : Negara benar-benar sangat membutuhkan dana untuk keperluan dan maslahat umum, seperti pembelian alat-alat perang untuk menjaga perbatasan Negara yang sedang dirongrong oleh Negara musuh.

Kedua : Tidak ada sumber lain yang bisa diandalkan oleh Negara, baik dari zakat, jizyah, al usyur, kecuali dari pajak.
Ketiga : Harus ada persetujuan dari alim ulama, para cendikiawan dan tokoh masyarakat.

Keempat: Pemungutannya harus adil, yaitu dipungut dari –orang kaya saja, dan tidak boleh dipungut dari orang-orang miskin. Distribusinya juga harus adil dan merata, tidak boleh terfokus pada tempat-tempat tertentu atau untuk kepenting an kampaye saja, apalagi tercemar unsur KKN atau korupsi.

Kelima : Pajak ini sifatnya sementara dan tidak diterapkan secara terus menerus, tetapi pada saat-saat tertentu saja, ketika Negara dalam keadaan genting atau ada kebutuhan yang sangat mendesak saja.

Keenam : Harus dihilangkan dulu pendanaan yang berlebih-lebihan dan hanya menghambur-hamburkan uang saja,

Ketujuh : Besarnya pajak harus sesuai dengan kebutuhan yang mendesaj pada waktu itu saja.

Apakah pajak di negara yang menganut sistem demokrasi sesuai dengan Islam ?

1. Pajak hari ini dikenakan juga pada barang dagangan dan barang-barang yang menjadi kebutuhan sehari-hari yang secara tidak langsung akan membebani rakyat kecil.

2. Hasil pajak hari ini dipergunakan untuk hal-hal yang bukan termasuk kebutuhan darurat, tetapi justru malah digunakan untuk membiayai tempat-tempat maksiat dan rekreasi, pengembangan budaya yang tidak sesuai dengan ajaran Islam dan sejenisnya, bahkan yang lebih ironisnya lagi sebagian besar pajak yang diambil dari rakyat itu hanya untuk dihambur-hamburkan saja, seperti untuk pembiayaan pemilu, pilkada, renovasi rumah DPR, pembelian mobil mewah untuk anggota dewan dan pejabat, dan lain-lainnya.

3. Pajak hari ini diwajibkan terus menerus secara mutlak dan tidak terbatas. Dalam segala lini kehidupan rakyat. mesti terkait dengan pajak.

4. Pajak hari ini diwajibkan kepada rakyat, padahal zakat sendiri belum diterapkan secara serius.

5. Pajak yang diwajibkan hari ini belum dimusyawarahkan dengan para ulama dan tokoh masyarakat.

6. Pajak hari ini diwajibkan kepada rakyat kecil, padahal sumber-sumber pendapat Negara yang lain, seperti kekayaan alam tidak diolah dengan baik, bahkan malah diberikan kepada perusahan asing. Padahal sebenarnya kalau dikelola dengan baik oleh pemerintah sesuai hukum Islam akan bisa mencukupi kebutuhan Negara dan rakyat.

7. Tidak ada transparansi dalam besaran kenaikan pajak termasuk sebab yang mendasari kenaikan pajak. Semua tertutupi oleh mekanisme lingkup pemerintahan yang rakyat tak berhak tahu.

Oleh : Surya Irawan

Dari beberapa syarat tersebut apakah negara Indonesia sudah memenuhi dan rakyat mendapatkan kewajiban untuk membayar pajak dan patuh dalam melaksanakan serta membayar pajak???
Baca selengkapnya

Tuesday, 3 January 2017

[foto] Berkalung Salib? Presiden Joko Widodo, Islam apa kafir?

Ngeri!  Presiden Joko Widodo seperti pakai kalung salib! Benarkah?

[Laskarsayahadat] salib identik dengan kepercayaan Nasrani,  katholik,  protestan,  dan Kristen.  Kelompok kepercayaan tersebut menjadikan salib merupakan alat atau benda yang disakralkan.  Maka tidak heran jika kaum kafir Nasrani,  Kristen,  katholik maupun protestan menggunakan kalung yang bersimbol  salib.

Namun,  ada yang aneh jika seorang muslim menggunakan salib atau simbol-simbol salib ditubuhnya.  Hal tersebut sangat bertentangan dengan akidah Islam jika seorang muslim menggunakan benda yang dilarang.

Pada kesempatan apapun dan dalam acara apapun,  seorang muslim dilarang menggunakan simbol-simbol umat lain,  baik laki-laki maupun perempuan,  baik sebagai mainan ataupun hiasan. Terlebih bagi seorang laki-laki muslim dilarang menggunakan kalung dari berbagai benda,  apalagi menyertakan simbol kepercayaan lain.

Kejadian yang mengerikan terjadi,  Bapak Joko Widodo yang dalam pengakuannya adalah sebagai muslim terlihat seperti memakai kalung atau benda berbentuk salib,  kejanggalan itu terungkap pada acara foto selfi bersama warga di rumah makan Medan Baru,  Kembangan,  Jakarta Barat,  ketika menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta 11/3/2014(sumber:detik.news
Silahkan baca https://m.detik.com/news/berita/2522459/pak-jokowi-selfie-dulu-yuk-pakai-tongsis )

Berikut foto

Sumber Foto :detik.news

Perhatikan dengan detail,  dekat kerah baju Bapak Jokowi,  kalung salib atau bukan,  hanya Bapak Joko Widodo yang bisa menjelaskan dan masyarakat menilai.

Menjadi pertanyaan mendasar,  khususnya bagi laki-laki, khususnya seorang muslim.

Apakah dibolehkan seorang laki-laki muslim memakai kalung?


Apakah dibolehkan seorang muslim memakai kalung salib atau memakai benda-benda  dengan simbol kaum kafir di muka umum ataupun tersembunyi?
Baca selengkapnya

Saturday, 31 December 2016

Habib Rizieq Syihab mengintruksikan : jika Habib diproses, ummat Islam siap bergerak melaporkan pendeta!

Konflik horizontal semakin nyata!

Kaum Kafirun dan Munafikun semakin berulah.  Habib Rizieq Syihab yang dengan jelas dan terang menguatkan akidah ummat Islam supaya tidak salah dan buta malah di bilang menista dan dilaporkan ke kepolisian.  Anehnya lagi,  kapolri dengan konyolnya akan memproses laporan bodoh mahasiswa kafir(PMKR) dan SYIAH (Dody Abdallah).




Ummat Islam tentu tidak tinggal diam,  siap dikomando  oleh Habib Rizieq Syihab, siap membela dan akan berargumentasi jika diperlukan,  bahkan jika diperlukan jalan terpahitpun akan dijalani.  Umat islam sudah siap membela hak dan kemuliaan Islam,  menjaga dan melindungi martabat kaum muslimin, terkhusus Habibana M Rizieq Syihab.

Terkait pelaporan yang dilakukan oleh mahasiswa kafir (PMKR) dan Syiah (Dody Abdallah) ,  Habib Rizieq Syihab memberikan instruksi dan arahan yang jelas kepada ummat Islam.

Berikut pesan yang beliau sampaikan
1. Habib Rizieq Syihab akan memenuhi panggilan kepolisian

2. Habib Rizieq Syihab mengintruksikan untuk melaporkan semua pendeta yang ada di elu wilayah NKRI ke kepolisian,  karena telah menghina dan menistakan agama Islam,  yaitu menyatakan bahwa Tuhan itu beranak dan seterusnya.  Umat islam meyakini kalau AllahTa’ala tidak beranak dan tidak diperanakkan.



Siap bergerak, takbir,  siap membela agama AllahTa’ala...  Takbir...


Baca selengkapnya

Friday, 30 December 2016

Teroris! 5 barang Bukti yang mengindikasikan anda teroris!!

Teroris,  jihadis dan separatis!


[Laskarsayahadat] teroris dan terorisme sebuah paham radikal,  perusahaan masal dan pembuat teroris suatu bangsa,  negara dan rakyat.  Teror bukan kegiatan teroris,  kegiatan teroris adalah pengeboran,  penembakan dan perencanaan.  Terorisme itu sebuah paham yang disematkan kepada para teroris.

Jihad dan Jihadis apakah teroris?  Menjadi sebuah analisis dan pemahaman dangkal yang dibuat untuk menyematkan kata Jihad dengan teroris. Bom bunuh diri yang sering terjadi di timur tengah apakah ada juga di indonesia?  Paham siapakah?  Teror atau Jihad Islam.

Namun, masyarakat Indonesia telah latah dan mudah menyematkan kata Jihad dengan teroris,  sehingga banyak aksi densus  88 yang melakukan aksinya adalah kepada para kaum muslim.  Apakah densus 88 pernah menangkap para kaum kuffar di Poso,  pernah menangkap kaum separatis  kuffar di Papua yang makar,  apakah densus hanya sebuah label penyeimbang berita dan aksi ummat Islam dalam menuntut keadilan.

Terlepas dari itu semua,  aksi densus memang menyasar umat islam.  Berikut barang bukti yang biasa ditemukan oleh densus dan dijadikan dalih penembakan brutal yang dilakukan oleh densus...

1. AL QURAN
2. BUKU ISLAM DAN PERGERAKAN ISLAM
3. PAKAIAN ISLAM
4. Kajian  ISLAM
5. MEMBACA ALQURAN
6. RAJIN KEMASJID
7. Menangkap dimasjid atau sedang berkumpul dengan orang-orang berjenggot

itulah beberapa barang bukti yang sering dijadikan dalih oleh densus untuk brutal dan sembarangan menembak ummat Islam.

Ummat Islam mengenal Jihad untuk membela Islam dan menjaga kemuliaan islam serta melindungi hak-hak kaum muslimin dalam suatu wilayah.  Jihad adalah kata mulia yang pernah didengar ummat Islam,  maka berbeda dengan Teror dan terorisme yang dilakukan oleh kaum kuffar di Papua dan negara kuffar terhadap Ummat Islam,  misal rohingya, Palestina,  Suriah dan Eropa dan negara yang membatasi hak ummat Islam dalam menjalankan kewajibannya sebagai orang yang beragama.  Di Indonesia seperti Papua yang akan meproklamirkan Tanah Injil.
Baca selengkapnya

Siapakah Singa Rasulullah?

Singa Rasulullah?

Sebagian dari ummat Islam pernah mendengar sebutan untuk para sahabat dan orang-orang yang diberi gelar oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Pedang Allah (Khalifah Bin Walid ra. ),  Gerbang Ilmu(Ali bin Abi Thalib ra. ),  Al faruq(Umar Bin Khattab ra. ), as - Sidik(Abu Bakar ra.).

Lalu siapakah singa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam?Apakah pada zaman beliau atau setelah zaman beliau?

Singa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ternyata bukan pada zaman beliau dan adanya di Indonesia?  Siapakah dia?



Berikut kisah mimpi dari Habib Umar bin Hafidz yang bercerita kepada muridnya menggunakan bahasa arab.

Habib:  "ya Rasulullah sedang apa disini?"

Rasulullah saw :" sedang menunggu cucuku yang sangat aku rindukan dan akan datang menunggangi kuda putih"

Habib:" siapa ya Rasulullah...?

Tidak lama kemudian,,,  datanglah seseorang menunggangi seekor kuda putih. Berjubah putih dan berpakaian serba putih.

Yang ditunggu  Rasulullah saw pun datang.  Ternyata yang dilihat oleh Habib Umar bin Hafidz adalah Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab (ketua FPI)

Rasulullah saw berkata:" ya Umar,  ini dia yang benar-benar cucuku, yang sangat aku rindukan, dialah singaku,  salah satu cucuku yang menegakkan syariat Islam, amar ma'ruf nahi mungkar,  dan sangat ditakuti oleh musuh-musuhnya".

Habib Umar bin Hafidz pun terbangun dari mimpinya dan meneteskan airmata lalu beliau pun melaksanakan sholat tahajud.

Subhanallah...

Sumber: alhabibomar
FP generasi pemuda Islam


Mari sambut singa Rasulullah,  Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab dimanapun berada.

Baca selengkapnya

Thursday, 29 December 2016

Man of the Year dan Imam besar umat Islam Indonesia

Alhamdulillah...  Persatuan Ummat Islam akan terwujud

Sosok Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab yang terkenal dengan ketegasan dalam memerangi kemungkaran dan terkenal kasih sayang dalam kebajikan.  Sosoknya yang menyejukkan, namanya di kenal oleh seluruh nusantara, Keberanian dalam membela hak kemuliaan Islam telah menggerakkan dan menyatukan ummat Islam indonesia yang masih terpecah dalam kelompokkelompok.

Man of the Year 2016 merupakan gelar kehormatan yang diberikan dari etnis tionghoa lintas agama yang merasa aman,  nyaman dalam persatuan Ummat Islam di bawah komando Habib Rizieq Syihab.  Maka pada tanggal 29 Desember 2016,  etnis tionghoa memberikan penghargaan kepada Habib Rizieq Syihab.


Bagi ummat Islam,  Habib Rizieq Syihab secara defacto merupakan imam besar dan komando pimpinan yang siap menggerakkan jutaan Ummat Islam indonesia dalam gerak langkahnya.  Walau secara hukum dejure belum secara resmi pengakuan tersebut sudah mulai bermunculan dan akan memberikan kemajuan, keberagaman dan kebersamaan dalam spirit perjuangan membela hak dan kemuliaan Islam di bumi nusantara.
Baca selengkapnya
loading...