Showing posts with label Pembaharu. Show all posts
Showing posts with label Pembaharu. Show all posts

Saturday, 21 January 2017

Siaga 1! PARA KIYAI SELURUH INDONESIA AKAN BERKUMPUL, ISYARAT APA Ini?

[Laskarsyahadat] Alim Ulama,  kiyai,  habaib dan para tokoh Islam mulai berkumpul.  Apa yang menjadi latar merupakan dampak dari krisis toleransi rezim Joko Widodo yang secara tidak langsung melalui "Tangan Besi Kepolisian" telah memberikan label ulama sebagai musuh negara, sehingga perjuangan ulama yang dimotori oleh habaib dengan komando Habib Muhammad Rizieq binHusein Syihab mendapat perlawanan dari pembenci serta tidak mendapat tanggapan serius dari pemerintah,  sehingga nilai keadilan hanya untuk para cukong China seperti Ahok.

Melihat kondisi tersebut,  para sesepuh,  kiyai pimpinan pondok pesantren akan berkumpul merumuskan dan membuat sebuah terobosan dalam me jaga keutuhan NKRI dengan memuliakan kehormatan agama diatas norma lainnya.



#PARA KIYAI SELURUH INDONESIA AKAN BERKUMPUL, ISYARAT APA INI......?

ASSALAMUALAIKUM. WR. WB
Segala puji Bagi Allah Swt sholawat dan salam teruntuk sang kekasih Robb kita, dengan hanya mengharapkan Ridho Allah Swt kami sampaikan bahwa kasepuhan FPB telah bershilaturrahim ke KH. Ma'ruf Amin dengan hasil, Insya Allah, Sabtu 21 January 2017 para habaib, kyai dan cendekia serta kasepuhan FPB akan bershilaturrahim bersama KH. Ma'ruf Amin (Rois Aam PBNU dan Ketua Umum MUI Pusat) agenda utama sinergi kedaulatan bangsa di ndaleme kasepuhan FPB, KH. Mahfudz Syaubari, Pondok Pesantren Riyadlul Jannah Pacet Mojokerto. Sholat dluhur berjama'ah dilanjutkan sharing. Karena itu para kasepuhan dan keeneman FPB diharap rawuh di kegiatan yang insya Allah berkah. Bila memakai kereta api atau pesawat terbang mohon menyampaikan ke para pengkidmad untuk penjemputan.

Hingga saat ini yang sudah konfirmasi rawuh adalah:
1. KH. Shalahuddin Wahid (Gus Sholah)
2. Habib Sholeh Al Jufri Pondok Pesantren Darul Musthofa Solo
3. Abuya KH. Ali Akbar Marbun Medan
4. Habib Muhsin Al Hamid Jakarta
5. Habib DR. Zainal Abidin Dalwa
6. Prof. KH. Ahmad Zahro Surabaya
7. Syeich Happy Trenggono President IIBF
8. Syeich H. Marzuqi Ali Jakarta
9. KH. Hasyim syafaat BWI
10. KH. HISYAM SYAFAAT BWI
11. KH. Abdillah Mukhtar BWI
12. KHR. Azaim Ibrohim Situbondo
13. KH. Jaiz Badri Situbondo
14. KH. Maksum turmudzi Situbondo
15. KH. Sadid Jauhari Jember
16. KH. ABDULLOH Syamsul Arifin Jember
17. KH. Saiful Islam Probolinggo
18. KH. Abd jalil Probolinggo
19. KH. Idris Hamid Pasuruan
20. KH. NawawiAbd Jalil Sidogiri
21. Habib Zain Baharun Bangil
22. KH. Mujib. Imron Pasuruan
23. KH. Sultoni Kholil Bangil
24. Prof. Dr. M. Bisri Malang
25. Prof. Dr. Darsono malang
26. Prof. Dr. Bahruddin malang
27. Prof. Dr. Imam Suprayugo Malang
28. Prof. Dr. Muji Raharjo
29. KH. Ihya Ulumuddin pujon malang
30. KH. Isyroqun Najah malang
31. KH. Imam suhrowadi Blitar
32. KH. Ardani Blitar
33. KH. Zainuddin Jazuli Kediri
34. KH. Nurul Huda Jazuli Kediri
35. KH. Anwar Mansur Kediri
36. KH. Nasiruddin Qodir Tuban
37. KH. Munif Marzuqi Tuban
38. KH. Ubaidillah Faqih Tuban
39. KH. Najih Maimun Sarang
40. KH. Maimun Zubair Sarang
41. KH. Zaim Maksum Lasem
42. KH. Amin Hamid Magelang
43. KH. Dr. Sofiyulloh Muzammil Jogja
44. Prof. Dr. KH. Rohmad Wahab
45. KH. Masbuhin Faqih Gresik
46. KH. Umar Toha Gresik
47. KH. Abd Slam Lamongan
48. KH. Ali KARROR PAMEKASAN
49. Letjend Pur. H. Azwar Anas Jakarta
50. H. Agus Tanzil Syahroezah Agus Salim Jakarta
51. KH. Baidlowi PP Al Hikmah Tulungagung
52. Kyai Makmun PP. Ar Raudloh Demuk Tulungagung
53. Abah H. Muhsin Radio Suara Surabaya
54. Gus Anang Riza Pondok Pesantren Tazakka Batang
55. Ustadz Arief Radio Samara Tulungagung
56. KH. Khudri Jakarta Islamic Center Jakarta
57. Ustadz Aslihan Burhan Pinbuk Jakarta
58. Hb. Abdurrahman Husain Assegaf Bahlega Pasuruan
59. Habib Sholeh Alaydrus Malang
60. KH Bashotri Alwi Singosari Malang
61. KH Nur Hasanuddin Tumpang Malang
62. KH Munir Malang
63. KH Athoillah Malang
64. Syeich Abdul Qodir Baraja YDSF Surabaya
65. KH. M. Yunus Sekjend GUIB Jatim
66. KH. Gus Robert PP Mojosari Tulungagung
67. KH. Muhammad Rofi'i PP. Al Hamidi Pamekasan Madura
68. H Moch Saiful Rijal QZ.SE.Pesantren Al Qurthuby bondowoso

Insyllah masih akan banyak yang menyusul

Sumber  Muhammad Rofiq  bin Hasan
Baca selengkapnya

Thursday, 12 January 2017

PROF. TAMIM PARDEDE : biografi, hasil temuan dan perjuangannya!

[Laskarsyahadat] Prof.  Tamim Pardede,  sebuah nama dan sosok yang masih asing bagi masyarakat Indonesia.  Namun,  berkembangnya teknologi membuat prof Tamim di kenal oleh masyarakat.

Sumber : www.mongabay.com

Awal Kemunculan beliau yang misterius,  melalui media sosial Facebook berkomentar tentang aksi Bela Islam,  beliau jelaskan dengan nada bicara yang sepertinya aneh namun jelas,  berperawakan seperti tidak normal tapi beliau orang hebat dan cerdas(ketika menemukan di youtube penemuan beliau)

Siapa sebenarnya prof m. Tamim Pardede?
Dalam pengakuan melalui akun Facebooknya,  Muhammad Tamim Pardede,  beliau uraikan bahwa beliau bernama Asli Israel Pardede,  sebuah nama yang diberikan oleh kedua orang tuanya,  kok Israel.  Sebelum masuk Islam(mualaf)  Israel menjadi nama awalnya.  Namun,  setelah masuk dan mendalami kebenaran Islam beliau merubah namanya menjadi Tamim Pardede.

Silahkan kunjungi youtube untuk mengetahui i hasil temuan dan riset beliau yang wajib kamu ketahui,  sebelum menjuatifikasi keilmuan Prof. Tamim Pardede



Apakah beliau benar-benar profesor?
Ketika melihat tubuh dan perlakuan beliau,  banyak orang akan mengira tidak mungkin beliau seorang profesor,  namun ternyata,  pengakuan akan kemampuan beliau sudah memberikan kontribusi besar bagi Negara Indonesia.

BIOS44 merupakan temuan beliau yang dibantu bersama korem Sumatera Selatan dalam pengembanganya untuk menanggulangi kebakaran.

Selain bios 44, temuan beliau adalah bahan bakar sampah,  generator ion organik,  api tanpa asap,  bahan bakar air seni,  dan masih banyak lagi yang diungkapkan oleh beliau,  " sampai lupa"  semakin berisi,  semakin merunduk,  untuk menggetarkan musuh,
 beliau sampaikan dengan tegas,  bahwa untuk menyamai keilmuan prof Tamim Pardede harus sekolah 30-40 tahun lagi.  Wooww Aammazing,  Indonesia dan Islam bangga memiliki orang berilmu seperti beliau.

Lalu,  untuk menemukan identitasnya secara search Google tidak semudah menemukan prof Bj. HABIBI,  dan identitas beliau,  belum secara utuh di uraikan.


Baca selengkapnya

Sunday, 1 January 2017

Anies Baswedan kunjungi DPP FPI, Tepis tuduhan, Syiah, wahabi dan liberal!

Anies Baswedan kunjungi MARKAS  DPP FPI

[Laskarsayahadat]  cagub Nomor urut 3 DKI Jakarta,  Anies Baswedan kunjungi Markas DPP FPI  yang disambut langsung oleh Imam besar FPI dan Imam besar ummat Islam Indonesia,  Habib Rizieq Syihab.

Dalam kesempatan kunjungan pada 1 Januari 2017 anies Baswedan yang bertepatan dengan kajian bulanan Markas DPP FPI,  menyampaikan beberapa hal penting terkait pencalonannya.



Berikut poin-point yang disampaikan oleh Anies Baswedan pada kesempatan kunjungan tersebut
1. Anies menepis tuduhan sebagai anggota Syiah,  wahabi dan liberal
2. Anies tegakkan dirinya adalah Ahlus Sunnah wal jamaah
3. Soal reklamasi yang sudah terlanjur tidak untuk komersial
4. Pembangunan itu tidak hanya berbentuk fisik,  namun pembangunan manusia adalah yang terpenting
5. Program pendidikan menjadi prioritas utama,  karena masih tampang, menurut anies.

Sikap FPI terkait pemilihan gubernur DKI Jakarta jelas dan tegas meminta kepada ummat Islam untuk memilih pemimpin yang amanah,.  FPI secara kelembanggan tidak menyebut nama dan hanya menuntut umat untuk memilih pemimpin yang amanah dan tentunya muslim.

Sumber: @DPP_FPI

Baca juga : Intruksi Habib terkait laporan mahasiswa kafir
Baca selengkapnya

Saturday, 31 December 2016

Sarungan! Presiden Jokowi melalui malam tahun baru 2017

Kemana pak presiden ketika malam pergantian tahun 2017?

Sarungan itulah gaya atau sensasi presiden Joko Widodo!

Pergantian tahun malam baru kepemimpinan Joko Widodo berbeda 100% dengan tahun 2016 ke 2017 tidak semeriah pergantian tahun 2014-2015.

Pergantian tahun baru bagi sebagian orang menjadi awal perubahan dan menjadi awal yang sangat berarti.  Namun,  bagi sebagian orang,  malam tahun baru dimanfaatkan untuk kegiatan yang lebih baik.

Sebagian orang ramai menghidupkan mercon,  Bakar bakar dan bahkan begadang semalam di pusatpusat kota dengan kegiatan yang cenderung hurahura dan menghamburkan waktu.

Bagaimana dengan presiden Jokowi,  apakah istana meramaikan dengan kembang api dan panggung pergantian tahun baru?  Apakah istana memeriahkan tahun baru seperti negara-negara lain.  Ternyata tidak!  Presiden Jokowi hanya menggunakan sarung,  memandang warna warna langit sekitarnya istana dan riuh suara mercon di udara.

Inilah gaya presiden Joko Widodo,  yang berbeda dengan kepemimpinan ketika menjadi gubernur Jakarta.  Pada tahun baru 2014 silam,  acara Jakarta night menjadi acara yang menyita perhatian masyarakat Indonesia karena Kemeriahan yang disediakan pemerintah DKI.

Berikut foto presiden yang tersebar di media sosial...

Baca selengkapnya

Habib Rizieq Syihab mengintruksikan : jika Habib diproses, ummat Islam siap bergerak melaporkan pendeta!

Konflik horizontal semakin nyata!

Kaum Kafirun dan Munafikun semakin berulah.  Habib Rizieq Syihab yang dengan jelas dan terang menguatkan akidah ummat Islam supaya tidak salah dan buta malah di bilang menista dan dilaporkan ke kepolisian.  Anehnya lagi,  kapolri dengan konyolnya akan memproses laporan bodoh mahasiswa kafir(PMKR) dan SYIAH (Dody Abdallah).




Ummat Islam tentu tidak tinggal diam,  siap dikomando  oleh Habib Rizieq Syihab, siap membela dan akan berargumentasi jika diperlukan,  bahkan jika diperlukan jalan terpahitpun akan dijalani.  Umat islam sudah siap membela hak dan kemuliaan Islam,  menjaga dan melindungi martabat kaum muslimin, terkhusus Habibana M Rizieq Syihab.

Terkait pelaporan yang dilakukan oleh mahasiswa kafir (PMKR) dan Syiah (Dody Abdallah) ,  Habib Rizieq Syihab memberikan instruksi dan arahan yang jelas kepada ummat Islam.

Berikut pesan yang beliau sampaikan
1. Habib Rizieq Syihab akan memenuhi panggilan kepolisian

2. Habib Rizieq Syihab mengintruksikan untuk melaporkan semua pendeta yang ada di elu wilayah NKRI ke kepolisian,  karena telah menghina dan menistakan agama Islam,  yaitu menyatakan bahwa Tuhan itu beranak dan seterusnya.  Umat islam meyakini kalau AllahTa’ala tidak beranak dan tidak diperanakkan.



Siap bergerak, takbir,  siap membela agama AllahTa’ala...  Takbir...


Baca selengkapnya

Friday, 30 December 2016

Siapakah Singa Rasulullah?

Singa Rasulullah?

Sebagian dari ummat Islam pernah mendengar sebutan untuk para sahabat dan orang-orang yang diberi gelar oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Pedang Allah (Khalifah Bin Walid ra. ),  Gerbang Ilmu(Ali bin Abi Thalib ra. ),  Al faruq(Umar Bin Khattab ra. ), as - Sidik(Abu Bakar ra.).

Lalu siapakah singa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam?Apakah pada zaman beliau atau setelah zaman beliau?

Singa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ternyata bukan pada zaman beliau dan adanya di Indonesia?  Siapakah dia?



Berikut kisah mimpi dari Habib Umar bin Hafidz yang bercerita kepada muridnya menggunakan bahasa arab.

Habib:  "ya Rasulullah sedang apa disini?"

Rasulullah saw :" sedang menunggu cucuku yang sangat aku rindukan dan akan datang menunggangi kuda putih"

Habib:" siapa ya Rasulullah...?

Tidak lama kemudian,,,  datanglah seseorang menunggangi seekor kuda putih. Berjubah putih dan berpakaian serba putih.

Yang ditunggu  Rasulullah saw pun datang.  Ternyata yang dilihat oleh Habib Umar bin Hafidz adalah Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab (ketua FPI)

Rasulullah saw berkata:" ya Umar,  ini dia yang benar-benar cucuku, yang sangat aku rindukan, dialah singaku,  salah satu cucuku yang menegakkan syariat Islam, amar ma'ruf nahi mungkar,  dan sangat ditakuti oleh musuh-musuhnya".

Habib Umar bin Hafidz pun terbangun dari mimpinya dan meneteskan airmata lalu beliau pun melaksanakan sholat tahajud.

Subhanallah...

Sumber: alhabibomar
FP generasi pemuda Islam


Mari sambut singa Rasulullah,  Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab dimanapun berada.

Baca selengkapnya

Thursday, 29 December 2016

Man of the Year dan Imam besar umat Islam Indonesia

Alhamdulillah...  Persatuan Ummat Islam akan terwujud

Sosok Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab yang terkenal dengan ketegasan dalam memerangi kemungkaran dan terkenal kasih sayang dalam kebajikan.  Sosoknya yang menyejukkan, namanya di kenal oleh seluruh nusantara, Keberanian dalam membela hak kemuliaan Islam telah menggerakkan dan menyatukan ummat Islam indonesia yang masih terpecah dalam kelompokkelompok.

Man of the Year 2016 merupakan gelar kehormatan yang diberikan dari etnis tionghoa lintas agama yang merasa aman,  nyaman dalam persatuan Ummat Islam di bawah komando Habib Rizieq Syihab.  Maka pada tanggal 29 Desember 2016,  etnis tionghoa memberikan penghargaan kepada Habib Rizieq Syihab.


Bagi ummat Islam,  Habib Rizieq Syihab secara defacto merupakan imam besar dan komando pimpinan yang siap menggerakkan jutaan Ummat Islam indonesia dalam gerak langkahnya.  Walau secara hukum dejure belum secara resmi pengakuan tersebut sudah mulai bermunculan dan akan memberikan kemajuan, keberagaman dan kebersamaan dalam spirit perjuangan membela hak dan kemuliaan Islam di bumi nusantara.
Baca selengkapnya

Monday, 26 December 2016

Allahu Akbar! (Purn) Masrukhin Usia 60 tahun mampu menghafal Alquran 30 Juz

JADI HAFIZH QURAN TAK KENAL USIA

Alquran adalah mukjizat yang tidak akan terhenti oleh zaman.  Alquran merupakan  petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.  Alquran diturunkan menggunakan bahasa arab yang di udah kan bagi seluruh umat manusia untuk memahami,  mempelajari,  menghafal dan mengamalkan.

Usia seseorang tidak memengaruhi untuk bisa menghafal Alquran.  Setiap muslim tentu memiliki cita-cita untuk bisa menghafal Alquran,  karena telah menjadi bagian dari keluarga Allah didunia,  yang pasti dijamin kehidupan dan keselamatan di dunia maupun di akhirat.

Usia tidak membatasi kemampuan seseorang untuk bisa menghafal Alquran,  inilah yang dibuktikan oleh Seruan Mayor (purn)  Masrukhin dalam barisan berseragam batik biru, seorang yang sudah tidak muda lagi, duduk bersama jajaran santri lain, menunggu namanya dipanggil. Kalau tidak tahu, orang akan mengira beliau adalah walisantri. Betapa decak kagum hadirin bertepuk tangan haru, nama Sersan Mayor (Purn) Masrukhin, pria yang sehari-hari menjaga keamanan PP. Madrasatul Qur’an itu, dipanggil oleh protokol acara untuk maju ke atas panggung dengan wajah berbinar-binar.

Bukan untuk mengamankan acara, melainkan sebagai wisudawan dalam Wisuda Hafidh XXVIII dan Khotmil Quran Binnadlor XXVI PP. Madrasatul Qur’an Tebuireng, Sabtu (24/12/2016).
Usia tak menghalangi beliau untuk menghafal Al Qur’an. Hal itu yang dibuktikan oleh Sersan Mayor (Purn) Masrukhin. Di usianya yang sudah menembus enam dekade (60 tahun, red), pensiunan TNI ini berhasil menghafal Al Qur’an 30 juz bil ghoib. Pada, Pak Masrukhin menjadi wisudawan tertua dari total 86 wisudawan hafidh.
Baca selengkapnya

Habib Husin Al Muthahar: pencipta lagu 17 Agustus dan Pendiri Gerakan pramuka

Sebagian besar masyarakat Indonesia,  mengenal dan hafal lagu 17 agustus 1945 merupakan ciptaan lagu H.Muthahar.  Semangat perjuangan dan dukungan  penuh dari seorang H. Muthahar yang ternyata beliau adalah Habib.  Siapakah Habib?  Tentu kita ketahui,  Habib adalah gelar bagi keturunan baginda Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam yang melalui Fatihah ra.

Habib Husin Al Muthahar, pencipta lagu 17 Agustus dan lagu kemerdekaan lainya, adalah juga salah satu pendiri Gerakan Pramuka

Beliau adalah Habib Husin Mutahhar pencipta lagu 17 Agustus dan lagu kemerdekaan lainya, kakek dari Da’i kondang Umar Mutahhar Semarang....

DAN BELIAU LAH , SAKSI MATA TATKALA PRESIDEN IR.SOEKARNO , BERIBADAH HAJI.... DAN SETELAH NYA BERJIARAH KEMAKAM BAGINDA ROSULULLAH MUHAMMAD SAW BERSAMA RAJA SAUDI ARABIA, DENGAN MELEPASKAN DAN MENANGGAL KAN SELURUH PAKAIAN SERTA PANGKAT NYA, DENGAN JALAN MERANGKAK..... YG MEMBUAT TERTEGUNG KAGET BAGI MATA YG MELIHAT ,......!!!!

SERAYA RAJA ARAB BERKATA : MENGAPA TUAN SEDEMIKIAN RUPA , "DAN TAK ADA MAKHLUK YG LEBIH GAGAH PERKASA, DENGAN PENGHARGAAN SANG PENCIPTA BERPANGKAT PANGLIMA UMAT , HARUS KAH AKU BANGGA DENGAN GELAR DUNIA UNTUK MENGHADAP BELIAU (SEDANGKAN BELIAU ROSULULLAH MUHAMMAD SAW) SEORANG PANGLIMA YG SEDERHANA DAN BERSAHAJAH.....(IR.SOEKARNO).

Masyarakat luas tak tahu kalau beliau habib, karena selama ini hanya disebutkan H. MUTHAHAR

Lahir di Semarang pada 5 Agustus 1916, sebagai pemuda pejuang Mutahar ikut dalam “Pertempuran Lima Hari” yang heroik di Semarang. Ketika Pemerintah Bung Karno hijrah ke Yogyakarta, ia diajak Laksamana Muda Mohammad Nazir yang ketika itu menjadi Panglima Angkatan Laut. Sebagai sekretaris panglima, ia diberi pangkat kapten angkatan laut. Ketika mendampingi Nazir itulah Bung Karno mengingat Mutahar sebagai “sopir” yang mengemudikan mobilnya di Semarang, beberapa hari setelah “Pertempuran Lima Hari.” Mutahar kemudian “diminta” oleh Bung Karno dari Nazir untuk dijadikan ajudan, dengan pangkat mayor angkatan darat.

Sesaat sebelum Bung Karno dibuang ke Sumatera, setelah serangan Belanda yang melumpuhkan Yogyakarta pada 1948, Mutahar diserahi bendera merah putih yang pertama kali dikibarkan pada proklamasi kemerdekaan di Pegangsaan Timur. Bendera itu aslinya dijahit oleh Fatmawati, istri Bung Karno, ibunda Presiden RI Megawati. Mutahar menye-lamatkan bendera itu, yang kemudian dikenal sebagai Bendera Pusaka.

Husein Mutahar, pencipta lagu Syukur dan puluhan lagu lain, penyelamat Bendera Pusaka, tokoh kepanduan dan pendiri Gerakan Pramuka, mantan pejabat tinggi negara, mantan Duta Besar RI di Takhta Suci Vatikan, penerima anugerah Bintang Gerilya dan Bintang Mahaputra, meninggal dunia Rabu petang (9/6) pukul 16.30, dua bulan menjelang ulang tahunnya yang ke-88. Semestinya beliau berhak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata dengan upacara kenegaraan sebagaimana penghargaan yang lazim diberikan kepada para pahlawan. Tetapi, beliau tidak menginginkan itu. Sesuai dengan wasiat beliau, pada 9 Juni 2004 beliau dimakamkan sebagai rakyat biasa di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut Jakarta Selatan dengan tata cara Islam.


Di dekat jenazah diletakkan sebuah foto berwarna berukuran besar. Mutahar dalam seragam Pramuka, lengkap dengan tanda jasa Bintang Gerilya dan Bintang Mahaputra, serta tanda kemahiran Pramuka sebagai pembina bertaraf internasional. Foto itu baru diambil dua minggu yang lalu oleh cucunya, dengan kamera digital pinjaman.

Foto itu sendiri merupakan firasat besar. Mutahar tidak pernah suka dipotret. Ia selalu mencari alasan untuk pergi setiap kali melihat orang bersiap membuat potret. Tiba-tiba ia ingin dipotret dengan berbagai atribut.

Para Pembina Pramuka kami di Gudep 2293-2294 SMP Sumbangsih, alm Kak Wid dan Kak Yani kenal sangat dekat dengan kak Muthahar. Alm Kak Wid sendiri adalah salah seorang yang juga ikut menjadi panitia berdirinya Pramuka di tahun 1961 bersama dengan Sri Sultan HB IX, Kak Muthahar, Pak Kasoer serta Bu Kasoer. Itu sebabnya Gerakan Pramuka kami di gudep 2293-2294 SMP Sumbangsih termasuk “pewaris” ilmu kepanduan dari sumber yang murni. Kami sangat bersyukur atas hal itu.

Semoga perjuangan semua pendahulu kita di atas mendapat ridloNya. Semoga semua warisan mereka menjadi amal jariah serta ilmu yang bermanfaat, membawa kebaikan bagi kita semua di dunia dan para pendahulu kita si akhirat, sampai akhir zaman. Aamiin yra.

Sumber:
Artikel kiriman A Alatas, SS GroupInformasi dari Wishnu, sahabat dari Gudep 2293-2294, putra sulung Kak Wid, Pembina Pramuka Gudep 2293-2294.
Baca selengkapnya

Thursday, 8 December 2016

Indonesia negeri pemegang panji dari Timur! Benarkah?

Tulisan ini dikutip dari Fans Page Fathi Suara Suriah,  semoga semakin menambah kekuatan dan pengetahuan tentang bagaimana seharusnya bertindak dalam memperjuangkan agama AllahTa’ala.  Semoga perjuangan sekecil apapun yang ummat Islam lakukan menjadi hujjah ketika hari perhitungan itu tiba! Semoga Allah Ridho... Aamiin

Baca dan renungkan

Mungkinkah indonesia menjadi negeri dari Timur penjaya ISLAM di akhir zaman yang disebut dalam Hadits Nabi? silahkan disimak kisahnya ...

Tulisan singkat ini dibagi menjadi 5 bagian : Prolog - Kisah - Question & Answer - Catatan - Doa

--- Prolog ---
Dulu rasanya mustahil karena mayoritas pemuda muslim indonesia ahlaknya menghawatirkan..... tetapi kejadian belakangan ini seolah Allah sedang mendidik umat islam Indonesia dengan *CEPAT*... banyak muslim yang asalnya tidak peduli akan perjuangan Islam tiba-tiba mejadi semangat.... akankah kesuksesan aksi 212 (sukses dlm membangkitkan semangat ke-islam-an) adalah tanda awal kebangkitan umat islam indonesia...

Jika aksi ini berlanjut dengan penuhnya masjid-masjid dengan *shalat subuh berjamaah* maka kita yakin....negeri timur yang menjadi penjaya Islam itu adalah INDONESIA ... karena sekarang tinggal 2 negeri timur pilihannya yaitu Afghanistan dan Indonesia (lihat peta) #SubuhBerjamaah1212

Beberapa tahun lalu, Muslimin Indonesia sempat dijadikan perbincangan hangat di Palestina sebagai kaum pembebas Bumi para Nabi dari penjajahan kaum kuffar.

Bendera Panji hitam


-- Kisah ---
Kisah pertama sebagaimana pernyatakan Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina dan dituliskan oleh Ustadz Salim A. Fillah

Suatu saat kami duduk di Masjid Jogokariyan, di hadirat Syaikh Dr. Abu Bakr Al ‘Awawidah, Wakil Ketua Rabithah ‘Ulama Palestina. Kami katakan pada beliau, “Ya Syaikh, berbagai telaah menyatakan bahwa persoalan Palestina ini takkan selesai sampai bangsa ‘Arab bersatu. Bagaimana pendapat Anda?”

Beliau tersenyum. “Tidak begitu ya Ukhayya”, ujarnya lembut. “Sesungguhnya Allah memilih untuk menjayakan agamanya ini sesiapa yang dipilihNya di antara hambaNya; Dia genapkan untuk mereka syarat-syaratnya, lalu Dia muliakan mereka dengan agama & kejayaan itu.”

“Pada kurun awal”, lanjut beliau, “Allah memilih Bangsa ‘Arab. Dipimpin RasuluLlah, Khulafaur Rasyidin, & beberapa penguasa Daulah ‘Umawiyah, agama ini jaya. Lalu ketika para penguasa Daulah itu beserta para punggawanya menyimpang, Allahpun mencabut amanah penjayaan itu dari mereka.”

“Di masa berikutnya, Allah memilih bangsa Persia. Dari arah Khurasan mereka datang menyokong Daulah ‘Abbasiyah. Maka penyangga utama Daulah ini, dari Perdana Menterinya, keluarga Al Baramikah, hingga panglima, bahkan banyak ‘Ulama & Cendikiawannya Allah bangkitkan dari kalangan orang Persia.”

“Lalu ketika Bangsa Persia berpaling & menyimpang, Allah cabut amanah itu dari mereka; Allah berikan pada orang-orang Kurdi; puncaknya Shalahuddin Al Ayyubi dan anak-anaknya.”

“Ketika mereka juga berpaling, Allah alihkan amanah itu pada bekas-bekas budak dari Asia Tengah yang disultankan di Mesir; Quthuz, Baybars, Qalawun di antaranya. Mereka, orang-orang Mamluk.”

“Ketika para Mamalik ini berpaling, Allah pula memindahkan amanah itu pada Bangsa Turki; ‘Utsman Orthughrul & anak turunnya, serta khususnya Muhammad Al Fatih. (pembebas konstantinopel yang terkenal itu) ”

“Ketika Daulah Utsmaniyah ini berpaling juga, Allah cabut amanah itu dan rasa-rasanya, hingga hari ini, Allah belum menunjuk bangsa lain lagi untuk memimpin penjayaan Islam ini.”

Beliau menghela nafas panjang, kemudian tersenyum. Dengan matanya yang buta oleh siksaan penjara Israel, dia arahkan wajahnya pada kami lalu berkata. “Sungguh di antara bangsa-bangsa besar yang menerima Islam, bangsa kalianlah; yang agak pendek, berkulit kecoklatan, lagi berhidung pesek”, katanya sedikit tertawa, “Yang belum pernah ditunjuk Allah untuk memimpin penzhahiran agamanya ini.”

“Dan bukankah Rasulullah bersabda bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur dengan bendera-bendera hitam mereka? Dulu para ‘Ulama mengiranya Khurasan, dan Daulah ‘Abbasiyah sudah menggunakan pemaknaan itu dalam kampanye mereka menggulingkan Daulah ‘Umawiyah. Tapi kini kita tahu; dunia Islam ini membentang dari Maroko sampai Merauke”, ujar beliau terkekeh.

“Maka sungguh aku berharap, yang dimaksud oleh Rasulullah itu adalah kalian, wahai bangsa Muslim Nusantara. Hari ini, tugas kalian adalah menggenapi syarat-syarat agar layak ditunjuk Allah memimpin peradaban Islam.”

Ah, aku sudah melihat tanda-tandanya. Tapi barangkali kami, para pejuang Palestina masih harus bersabar sejenak berjuang di garis depan. Bersabar menanti kalian layak memimpin. Bersabar menanti kalian datang. Bersabar hingga kita bersama shalat di Masjidil Aqsha yang merdeka insyaAllah.” (bersabar menunggu umat islam Indonesia menjadi umat terbaik dengan tanda penuhnya shalat shubuh berjamaah)

Ah.. Campur aduk perasaan, tertusuk-tusuk rasa hati kami di Jogokariyan mendengar ini semua. Ya Allah, tolong kami, kuatkan kami.

Baca juga: bagaimana karakter dan ciri pasukan panji hitam? 

Kisah berikutnya adalah firasat Syaikh Al-Mujahid Abu Mushab Az-Zarqowiy, Pemimpin Mujahidin Jihad wa Tauhid Iraq saat invasi Amerika Serikat atas nama penggulingan Saddam Husein, sebagaimana diutarakan Ustadz Mas’ud Akrom Syahid Dalam sebuah pesannya kepada bawahannya sebelum beliau Syahid ( insyaallah ) dikatakan,

“Perhatikan bangsa timur, mereka akan dipilih oleh Allah untuk mengawal tongkat kepemimpinan Al-Mahdi, dan saya menganggap mereka adalah Muslimin Melayu Indonesia.”

Selanjutnya! Kisah kepemimpinan setelah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam 



Baca selengkapnya

Wednesday, 23 November 2016

Mantap!!! Aksi 212 mirip Kisah Wiro Sableng!!

Antara FPI 212
Habib Rizieq Syihab 
Wiro Sableng dan FPI

Mencuatnya aksi 212 mungkin sebuah refleksi dari film legendaris di bumi nusantara.  Film Wiro Sableng yang hanya anak 90an yang mengenal dan mengerti bagaimana keluguan dan kehebatan tokoh wiro.

Mungkin kebetulan saja,  namun semuanya menjadi sebuah kenangan  dari perjuangan FPI dengan usianya yang baru saja genap 17 tahun,  dari sejak berdirinya 17 agustus 1998. Perjuangan FPI yang sebagian banyak dianggap makar oleh media TV yang tidak suka dengan kegiatan nahi mungkar FPI untuk menegakkan amar ma'ruf.

Kegiatan FPI jelas untuk menegakkan konstitusi dan menjauhkan Indonesia dari kemungkaran dan kemaksiatan serta makar dengan segala kekuatan yang dimiliki. Perjuangan  FPI yang selalu di tuding melanggar hukum dan sampai pucuk pimpinan,  habibana M.  Rizieq Syihab dituduh dan dimasukkan ke penjara.

FPI mulai turun gunung,  dengan usianya yang sudah genap 17 tahun,  sama seperti tokoh Wiro yang setelah genap digembleng 17 tahun oleh naga geni dan dibekali kapak 212nya turun gunung untuk membasmi kemungkaran.

Baca juga= 25 yang wajib kamu ketahui tentang FPI 

Inilah sejarah yang menjadi generasi 212,  sebuah gelaran akbar yang semakin banyak ummat mulai menyadari begitu bangganya ummat Islam memiliki FPI dengan segala perjuangannya.  Semoga Allah meredhai segala perjuangan FPI
Baca selengkapnya

Monday, 21 November 2016

Kata ulama, untuk FPI!

Para ulama negeri Indonesia dengan apresiasi tinggi melihat perjuangan FPI yang di pimpin oleh Habib Rizieq Syihab. Walau oleh media TV banyak tampilan yang menjatuhkan FPI,  namun masyarakat mulai mengerti dan memahami siapa sebenarnya FPI,  bagaimana perjuangan bersama masyarakat.
Kata ulama untuk FPI
Habib Rizieq Syihab 

Baca juga : 25 yang Wajib di ketahui tentang  HABIB RIZIEQ Syihab 

Front Pembela Islam dengan jelas,  amar ma'r nahi mungkar,  berjuang untuk menegakkan kalimat Allah dan menghancurkan kemungkaran.  Dan berikut ini pernyataan para tokoh dn ulama yang di cintai ummat.



TAKBIR...
ALLAH AKBAR. ALLAH AKBAR.ALLAH AKBAR...

1. KH. Hasyim Muzadi (Ulama NU)
"FPI Adalah ormas Islam terpopuler di seluruh dunia, FPI lebih jelas NKRI-nya, Saya mendukung perjuangan FPI dalam memberantas kemaksiatan dan Aliran sesat di Indonesia."

2. Dr. Salim Segaf Aljufri (Menteri Sosial era Presiden SBY)
"FPI Semakin Diterima Masyarakat, dalam perjalanannya FPI sudah semakin kokoh. Insya Allah FPI semakin kokoh, ibarat pohon kalau sudah 15 tahun itu sudah mengakar kemana-mana,"
"FPI semakin hari semakin bagus, semakin meningkat dan semakin diterima masyarakat. Saya yakin kedepan FPI bisa melakukan yang terbaik buat bangsa dan negara," ujar Dr. Salim Segaf.
Dalam kegiatan sosial, Dr. Salim Segaf mengapresiasi kontribusi FPI selama ini. "Saya pernah mengunjungi Habib Rizieq dan kawan-kawan FPI ketika bencana tsunami Aceh, saya salut kepada FPI yang telah mengevakuasi puluhan ribu mayat ketika itu," ujar Mentri Sosial.
"Saat bencana Tsunami Aceh saya bertemu Habib Rizieq, ternyata beliau dan laskar FPI itu tinggal di kuburan dengan mendirikan tenda-tenda bukan di hotel. Habib Rizieq memimpin laskar untuk mengevakuasi mayat selama 4 bulan, Subhanallah inilah yang FPI lakukan. Bayangkan, tinggal di kuburan, kita semalam aja udah takut, ini 4 bulan,"
Selain itu, menteri sosial berpesan agar sesama umat Islam harus saling mengasihi agar mendapatkan pertolongan Allah.

3. Ustadz Yusuf Mansur : Saya ingin menjadi Pelurunya Habib Rizieq Dibidang Ekonomi (pada saat talim bulanan yang berjudul membeli kembali Indonesia).

4. Syekh Quds dari Iraq : Hanya FPI dan Habib Rizieq yang terkenal di Iraq.

5. Alhabib Ali Bahar Bin Smith ,(cendikiawan dari kalangan Habaib dan Dosen UIN) Beliau mengatakan : Saya kesini (Talim Bulanan Habib Rizieq) Mencari sesuatu yang tidak ada di tempat lain atau Majlis Lain.

6. Ustadz Raden Bayu Ramdhona Al Bughury (Ulama Bogor keturunan kerajaan padjadjaran) : " FPI bagaikan pedangnya Allah dan Rasulullah, umat Islam harus bersatu padu dukung FPI menegakkan amar ma'ruf nahi munkar !!!
Baca selengkapnya

Sunday, 20 November 2016

Allahu Akbar!!! Muslim Rohingya mulai melakukan Jihad!

Allahu Akbar!!

Kekerasan yang dilakukan oleh tentara dan militer Myanmar telah membangkitkan darah jihad ummat Islam di Rohingya. Bangkitlah dan berjihadlah melawan kezdoliman.

Baca juga: politik Amerika.  TRUMP menang AKANKAH STABILITAS DUNIA TERCIPTA! 

Berikut video yang sudah beredar,  penduduk sedang melintasi sebuah jalan dengan senjata yang dimiliki.  Semoga Allah SWT melindungi dan memberi kemenangan dengan segala usaha dan pertempuran yang akan dilakukan.  Sebagai umat islam yang berada di jauh tempat akan Terus mendoakan..


Perjuangan membela tanah air dan harga diri dengan tujuan untuk menyempurnakan indah merupakan jihad.
Baca selengkapnya

25 Hal Tentang Habib Rizieq Syihab yang Wajib di ketahui Ummat!!

*UNTUK IMAM BESAR FPI HABIB RIZIEQ BIN HUSEIN SYIHAB*


1. Bib, tidak banyak orang tahu kalau orang tua ente, almarhum Habib Husein Syihab merupakan anggota Pandu Arab yang ikut berjuang mengusir penjajah Belanda di Indonesia...

Baca jugq: biografi HABIB RIZIEQ Syihab 

2.Bib, tidak banyak orang tahu kalau orang tua ente pernah bekerja di Rode Kruis (kini Palang Merah Indonesia) dan membantu suplai makanan dan obat-obatan untuk pejuang kemerdekaan...

3.Bib, tidak banyak orang tahu kalau ayah ente pernah ditangkap. Kedua tangannya diikat dan diseret dengan kendaraan Jeep, dipenjara dan divonis hukuman mati oleh Belanda. Tapi, berkat bantuan Allah, berhasil kabur dari penjara dan melompat ke Kali Malang meskipun bagian pantatnya tertembak...
✩✩✩✩✩

4.Bib, kini ayahmu mewariskan darah juang untukmu berbhakti kepada Indonesia dengan membawa misi agama dan kemanusiaan...

5.Bib, tidak banyak orang tahu kalau ente, pasukan putih dan aparat setempat telah banyak menutup tempat maksiat, perjudian, pelacuran dan narkoba...

6.Bib, tidak banyak orang tahu bahwa ente dan pasukan putih adalah evakuator mayat terbanyak, 100 ribu jenazah, ketika terjadi Tsunami di Aceh, membangun kembali masjid dan musholah, dan menginap di kuburan selama berbulan-bulan lamanya...

7.Bib, tidak banyak orang tahu kalau ente dan pasukan putih menjadi garda terdepan dalam membantu korban bencana alam, banjir, longsor dan gempa bumi dengan dasar kemanusiaan...

8.Bib, tidak banyak orang tahu kalau ente bekerja sama dengan Kemensos RI secara nasional dalam Program Bedah Kampung. Ribuan rumah miskin di puluhan kampung Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Purwakarta, Pasuruan, Palu, dan Gresik, berhasil dibedah tanpa memandang apa agama mereka...

9.Bib, tidak banyak orang tahu kalau ente bekerja sama dengan Kemenag RI dalam Program Pengembalian Ahmadiyah kepada Islam. Ribuan pengikut Ahmadiyah taubat dan masuk Islam. Seperti di Tenjo Waringin Tasik, 800 warga Ahmadiyah kembali pada Islam...

10.Bib, tidak banyak orang tahu kalau ente pernah bekerja sama dengan almarhum Taufiq Kiemas Pimpinan MPR RI dalam pemantapan Empat Pilar RI. Tidak pernah menolak Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika selama ditafsirkan secara benar dan lurus. Maka itu Mantan Menteri Dalam Negeri Indonesia Gamawan Fauzi pernah mengimbau agar Kepala Daerah bisa menjalin kerja sama dengan ormas ente...

11.Bib, tidak banyak orang tahu ente sering mengirim bantuan kepada saudara kita yang teraniaya di Palestina dan negeri lainnya...

12.Bib, tidak banyak orang tahu kalau ente dan Sejumlah Pemda di berbagai Daerah bekerjasama dalam program kebersihan lingkungan, penyuluhan kesehatan, pemberantasan hama pertanian, penghijauan lahan gundul, dan sebagainya...

13.Bib, tidak banyak orang tahu saat ini ente dan pasukan putih sedang melakukan upaya pencegahan banjir Jakarta dengan mereboisasi daerah hulu sungai yang mengarah ke DKI di Pesantren Agrikultural dareah kaki Gunung Pangrango, Megamendung Puncak. Dengan menanam sekitar 40 ribuan pohon dan target 300 ribu pohon tahun ini tertanam di sana. Sehingga dua tahun kedepan ada satu juta pohon untuk reboisasi hutan di mana daerah tersebut ada empat aliran sungai yang mengarah ke Jakarta...

14.Bib, tidak banyak orang tahu, mungkin tidak mau mencari tahu atau pura-pura tidak tahu karena alasan kebencian yang mendalam atau karena dalam setiap kegiatan engkau tidak membawa segerombolan wartawan...

25. Bib, yang benci biarlah bertahan dengan kebenciannya, biarlah mereka menilai engkau radikal, garis keras, pasukan nasi bungkus, intoleran, teroris dan sebagainya. Biarlah...itu bukan urusan ente, biarlah menjadi urusan mereka dengan Tuhannya...

Bib, ane tahu ente dan pasukan putih hanyalah manusia biasa yang jauh dari kata sempurna. Berbenahlah dengan kritikan dan bijaklah menyikapi segala perbedaan...

Bib, lanjutkan berbuat yang terbaik untuk negeri ini, bergandeng bersama dalam bingkai "Bhineka Tunggal Ika."

Bib, semoga Allah selalu meridhoi setiap langkah baikmu, melindungimu, menjaga kesehatanmu dan menjauhimu dari fitnah dan marabahaya...
Aamiin..
--Dari aku (Yang iri dengan perjuanganmu)--
Al fakir
Baca selengkapnya

Friday, 18 November 2016

TRUMP MENANG: AKANKAH STABILITAS DUNIA TERCIPTA?

Amerika telah menampilkan proses demokrasi. Sebagai negara rujukan demokrasi dari penjuru dunia, Amerika berusaha maksimal karena seluruh mata perpolitikan menyaksikan.  Kampanye sampai dengan pemungutan suara semua berlangsung sesuai dengan prosedur demokrasi.

Gambar donald Trump
DONALD TRUP

Pelaksanaan dan proses kampanye yang membuat dunia heboh oleh aksi aksi kandidat. Terutama Donald Trump yang menampilkan aksi aksi pidato yang membuat sebagian kalangan menghindar,  membenci dan menolak.

Melihat sisi demokrasi Amerika yang masih berlanjut dengan penolakan atas terpilihnya Donald Trump apakah menjadikan demokrasi terciderai dan stabilitas dunia terganggu.

TRUMP MENANG: AKANKAH STABILITAS DUNIA TERCIPTA?

Amerika Serikat baru saja melaksanakan Pemilihan Presidennya yang ke-45. Donald Trump menang mengalahkan Hilary Clinton.

Setidaknya ada dua hal yang saat ini jadi perhatian dunia atas pemilu di Amerika. Pertama, garis kebijakan politik seperti apa yang akan diterapkan Amerika Serikat dan yang kedua gaya kepemimpinan Trump nantinya.

Saat ini kita belum bisa memastikan apakah kebijakan Trump nanti sama persis dengan apa yang selama ini dia kampanyekan. Melihat dari kampanyenya, Trump terlihat akan mengambil kebijakan lebih protektif ke dalam negeri, termasuk dalam bidang ekonomi. Sedangkan dalam bidang politik luar negeri dan militer lebih cenderung ofensif.

Apakah nantinya Trump bisa menjawab kebutuhan dan membawa AS ke arah lebih baik menurut kepentingan negaranya atau malah lebih memperuncing sumbu konflik dengan negara-negara lain?

Terlebih jika apa yang dikampanyekan Trump itu benar-benar akan dilaksanakan, maka ini bisa berpotensi menjadi pemicu terjadinya konflik besar.

Secara khusus penting kita cermati ke arah mana kebijakan luar negeri AS ke depan, dalam kampanyeTrump mengatakan tidak menjamin perlindungan ke negara-negara yang masuk dalam NATO. Bahkan dia juga mengincar Presiden Suriah, Bashar Al-Assad, dan akan mengebom Suriah.

Hal ini memancing reaksi Rusia dan Tiongkok yang akan bersekutu untuk menghadapi Amerika di Suriah. Jika rencana Trump ini terjadi, maka Rusia sebagai bekas negara adidaya dan Tiongkok akan menggeliat melawan Amerika. Ini yang kita penting untuk cermati, karena berpotensi besar memicu Perang Dunia III.

Lalu bagaimana juga kebijakan Trump nanti terhadap konflik Laut Tiongkok Selatan?

Sebagai negara Adidaya, arah kebijakan LN AS akan berpengaruh luas, termasuk ke Indonesia. Saya kira menjadi penting Pemerintah terus melakukan pencermatan perkembangan politik AS sehingga tidak tergagap dengan dinamika politik global yang terus berubah.

Hal kedua yang menarik untuk dicermati adalah gaya kepemimpinan Trump.

Saat kampanye Trump dikenal sering melontarkan isu kontroversial yang rasis. Pada kenyataannya gaya bicara yang sembrono dan kontroversial tidak membuat publik Amerika berpaling dan ia terpilih.

Meski dipenuhi kontroversi gaya kepemimpinan Trump terlihat lebih terbuka dan lugas. Saya kira, ini peluang bagi gaya diplomasi yang lebih terbuka terhadap AS, kita bisa menyampaikan pendapat dan sikap dengan jelas tanpa banyak basa-basi. Hubungan diplomasi menjadi lebih mudah dibangun.

Saya kira semua orang ingin melihat bagaimana Trump memimpin Amerika, apakah gayanya yang kontroversial saat kampanye akan terus berlanjut saat jadi presiden. Kita hanya bisa berharap Amerika di tangan Trump tetap berkomitmen menjaga stabilitas dan kedamaian bagi warga dunia.

Saya meyakini, Trump tidak akan berbuat ceroboh, karena ini terkait dengan masa depan AS akan tetap memiliki eksistensi sebagai negara adidaya atau malah menjadi musuh dunia. Ya, kita lihat saja.

Dr. Sukamta, anggota Komisi I DPR RI

Sebagai pandangan politik,  sekiranya memberikan tambahan pengetahuan dan untuk memberikan kedamaian antar bangsa dengan keberagaman yang melatari.
Baca selengkapnya

Thursday, 17 November 2016

Umar bi Khattab: gelar Al forum dan Perjuangan bersama Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam

Umar bin Khattab (wafat 23 H)
Sebagai penghormatan atas setiap perjuangan para sahabat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam  generasi muda muslim menjadikan namanya menjadi sebuah nama tempat,  jalan,  masjid ataupun sesuatu yang besar.  Lingkungan pendidikan islam menjadi tempat yang berperan dalam mengenakan tokoh-tokoh muslim tersebut.  
Berikut sedikit biografi Umar bin Khattab yang mendapat gelar Al forum dari baginda Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam.  Semga Allah Ridho...  Aamiin
Nama lengkapnya adalah Umar bin Khattab bin Nufail bin Abdul Izzy bin Rabah bin Qirath bin Razah bin Adi bin Ka’ab bin Luay al-Quraisy al-‘Adawy. Terkadang dipanggil dengan Abu Hafash dan digelari dengan al-Faruq. Ibunya bernama Hantimah binti Hasyim bin al-Muqhirah al-Makhzumiyah.

Awal Keislamanya.
Umar masuk Islam ketika para penganut Islam kurang lebih sekitar 40 (empat puluh) orang terdiri dari laki-laki dan perempuan.
Imam Tirmidzi, Imam Thabrani dan Hakim telah meriwayatkan dengan riwayat yang sama bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam telah berdo’a,” Ya Allah, muliakanlah agama Islam ini dengan orang yang paling Engkau cintai diantara kedua orang ini, yaitu Umar bin al-Khattab atau Abu Jahal ‘Amr bin Hisyam.”.
Berkenaan dengan masuknya Umar bin al-Khattab ke dalam Islam yang diriwayatkan oleh Ibnu Sa’ad yang diungkap oleh Imam Suyuti dalam kitab “ Tarikh al-Khulafa’ ar-Rasyidin” sebagai berikut:
Anas bin Malik berkata:” Pada suatu hari Umar keluar sambil menyandang pedangnya, lalu Bani Zahrah bertanya” Wahai Umar, hendak kemana engkau?,” maka Umar menjawab, “ Aku hendak membunuh Muhammad.” Selanjutnya orang tadi bertanya:” Bagaimana dengan perdamaian yang telah dibuat antara Bani Hasyim dengan Bani Zuhrah, sementara engkau hendak membunuh Muhammad”.
Lalu orang tadi berkata,” Tidak kau tahu bahwa adikmu dan saudara iparmu telah meninggalkan agamamu”. Kemudian Umar pergi menuju rumah adiknya dilihatnya adik dan iparnya sedang membaca lembaran Al-Quran, lalu Umar berkata, “barangkali keduanya benar telah berpindah agama”,. Maka Umar melompat dan menginjaknya dengan keras, lalu adiknya (Fathimah binti Khattab) datang mendorong Umar, tetapi Umar menamparnya dengan keras sehingga muka adiknya mengeluarkan darah.
Kemudian Umar berkata: “Berikan lembaran (al-Quran) itu kepadaku, aku ingin membacanya”, maka adiknya berkata.” Kamu itu dalam keadaan najis tidak boleh menyentuhnya kecuali kamu dalam keadaan suci, kalau engaku ingin tahu maka mandilah (berwudhulah/bersuci).”. Lalu Umar berdiri dan mandi (bersuci) kemudian membaca lembaran (al-Quran) tersebut yaitu surat Thaha sampai ayat,” Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada tuhanselain Aku, maka sembahlah Aku dirikanlah Shalat untuk mengingatku.” (Qs.Thaha:14). Setelah itu Umar berkata,” Bawalah aku menemui Muhammad.”.
Mendengar perkataan Umar tersebut langsung Khabbab keluar dari sembunyianya seraya berkata:”Wahai Umar, aku merasa bahagia, aku harap do’a yang dipanjatkan Nabi pada malam kamis menjadi kenyataan, Ia (Nabi) berdo’a “Ya Allah, muliakanlah agama Islam ini dengan orang yang paling Engkau cintai diantara kedua orang ini, yaitu Umar bin al-Khattab atau Abu Jahal ‘Amr bin Hisyam.”.
Lalu Umar berangkat menuju tempat Muhammad Shallallahu alaihi wassalam, didepan pintu berdiri Hamzah, Thalhah dan sahabat lainnya. Lalu Hamzah seraya berkata,” jika Allah menghendaki kebaikan baginya, niscaya dia akan masuk Islam, tetapi jika ada tujuan lain kita akan membunuhnya”. Lalu kemudian Umar menyatakan masuk Islam dihadapan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam.
Lalu bertambahlah kejayaan Islam dan Kaum Muslimin dengan masuknya Umar bin Khattab, sebagaimana ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Mas’ud, seraya berkata,” Kejayaan kami bertambah sejak masuknya Umar.”.
Umar turut serta dalam peperangan yang dilakukan bersama Rasulullah, dan tetap bertahan dalam perang Uhud bersama Rasulullah sebagaimana dijelaskan oleh Imam Suyuthi dalam “Tarikh al-Khulafa’ar Rasyidin”.
Rasulullah memberikan gelar al-Faruq kepadanya, sebagaimana ini diriwayatkan oleh Ibnu Sa’ad dari Dzakwan, seraya dia berkata,” Aku telah bertanya kepada Aisyah, “ Siapakah yang memanggil Umar dengan nama al-Faruq?”, maka Aisyah menjawab “Rasulullah”.
Hadist Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:” Sungguh telah ada dari umat-umat sebelum kamu para pembaharu, dan jika ada pembaharu dari umatku niscaya ‘Umarlah orangnya”. Hadist ini dishahihkan oleh Imam Hakim. Demikian juga Imam Tirmidzi telah meriwayatkan dari Uqbah bin Amir bahwa Nabi bersabda,” Seandainya ada seorang Nabi setelahku, tentulah Umar bin al-Khattab orangnya.”.
Diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Ibnu Umar dia berkata,” Nabi telah bersabda:”Sesungguhnya Allah telah mengalirkan kebenaran melalui lidah dan hati Umar”. Anaknya Umar (Abdullah) berkata,” Apa yang pernah dikatakan oleh ayahku (Umar) tentang sesuatu maka kejadiannya seperti apa yang diperkirakan oleh ayahku”.
Keberaniannya
Riwayat dari Ibnu ‘Asakir telah meriwayatkan dari Ali, dia berkata,” Aku tidak mengetahui seorangpun yang hijrah dengan sembunyi sembunyi kecuali Umar bi al-Khattab melakukan dengan terang terangan”. Dimana Umar seraya menyandang pedang dan busur anak panahnya di pundak lalu dia mendatangi Ka’bah dimana kaum Quraisy sedang berada di halamannya, lalu ia melakukan thawaf sebanyak 7 kali dan mengerjakan shalat 2 rakaat di maqam Ibrahim.
Kemudian ia mendatangi perkumpulan mereka satu persatu dan berkata,” Barang siapa orang yang ibunya merelakan kematiannya, anaknya menjadi yatim dan istrinya menjadi janda, maka temuilah aku di belakang lembah itu”. Kesaksian tersebut menunjukan keberanian Umar bin Khattab Radhiyallahu’Anhu.
Wafatnya
Pada hari rabu bulan Dzulhijah tahun 23 H ia wafat, ia ditikam ketika sedang melakukan Shalat Subuh beliau ditikam oleh seorang Majusi yang bernama Abu Lu’luah budak milik al-Mughirah bin Syu’bah diduga ia mendapat perintah dari kalangan Majusi. Umar dimakamkan di samping Nabi dan Abu Bakar ash Shiddiq, beliau wafat dalam usia 63 tahun.
Baca selengkapnya

Wednesday, 16 November 2016

Pemimpin Ideal dalam Pandangan Islam

PEMIMPIN IDEAL
Oleh
Ustadz Abu Ihsan al-Atsari
Gambar sujud
Ummat bersujud


Al-Mawardi rahimahullah dalam kitab al-Ahkâm ash-Shulthaniyah menyebutkan syarat-syarat seorang pemimpin, di antaranya:
1. Adil dengan ketentuan-ketentuannya.
2. Ilmu yang bisa mengantar kepada ijtihad dalam menetapkan permasalahan kontemporer dan hukum-hukum.
3. Sehat jasmani, berupa pendengaran, penglihatan dan lisan, agar ia dapat langsung menangani tugas kepemimpinan.
4. Normal (tidak cacat), yang tidak menghalanginya untuk bergerak dan bereaksi.
5. Bijak, yang bisa digunakan untuk mengurus rakyat dan mengatur kepentingan negara.
6. Keberanian, yang bisa digunakan untuk melindungi wilayah dan memerangi musuh.

Baca juga : menegakkan keadilan dan kebenaran 

Nilai lebih dalam hal kebijakan, kesabaran, keberanian, sehat jasmani dan rohani serta kecerdikan merupakan kriteria yang mutlak harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Tanpa memiliki kriteria itu, seorang pemimpin akan kesulitan dalam mengatur dan mengurus negara dan rakyatnya.

Muhammad al-Amin asy-Syinqithi menjelaskan, “Pemimpin haruslah seseorang yang mampu menjadi Qadhi (hakim) bagi rakyatnya (kaum muslimin). Haruslah seorang alim mujtahid yang tidak perlu lagi meminta fatwa kepada orang lain dalam memecahkan kasus-kasus yang berkembang di tengah masyarakatnya!”[1]
Ibnul-Muqaffa’ dalam kitab al-Adabul-Kabir wa Adabush-Shaghir menyebutkan pilar-pilar penting yang harus diketahui seorang pemimpin: “Tanggung jawab kepemimpinan merupakan sebuah bala` yang besar. Seorang pemimpin harus memiliki empat kriteria yang merupakan pilar dan rukun kepemimpinan. Di atas keempat kriteria inilah sebuah kepemimpinan akan tegak, (yaitu): tepat dalam memilih, keberanian dalam bertindak, pengawasan yang ketat, dan keberanian dalam menjalankan hukum”.
Lebih lanjut ia mengatakan: “Pemimpin tidak akan bisa berjalan tanpa menteri dan para pembantu. Dan para menteri tidak akan bermanfaat tanpa kasih sayang dan nasihat. Dan tidak ada kasih sayang tanpa akal yang bijaksana dan kehormatan diri”.

Dia menambahkan: “Para pemimipin hendaklah selalu mengawasi para bawahannya dan menanyakan keadaan mereka. Sehingga keadaan bawahan tidak ada yang tersamar baginya, yang baik maupun yang buruk. Setelah itu, janganlah ia membiarkan pegawai yang baik tanpa memberikan balasan, dan janganlah membiarkan pegawai yang nakal dan yang lemah tanpa memberikan hukuman ataupun tindakan atas kenakalan dan kelemahannya itu. Jika dibiarkan, maka pegawai yang baik akan bermalas-malasan dan pegawai yang nakal akan semakin berani. Jika demikian, kacaulah urusan dan rusaklah pekerjaan”.

Ath-Thurthusyi dalam Sirâjul-Mulûk mengatakan: “Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman:
وَلَوْلَا دَفْعُ اللَّهِ النَّاسَ بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لَفَسَدَتِ الْأَرْضُ
“Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebahagian manusia dengan sebagaian yang lain, pasti rusaklah bumi ini” [al-Baqarah/2:251].
Yakni, seandainya Allah tidak menegakkan pemimpin di muka bumi untuk menolak kesemena-menaan yang kuat terhadap yang lemah dan membela orang yang dizhalimi atas yang menzhalimi, niscaya hancurlah orang-orang yang lemah. Manusia akan saling memangsa. Segala urusan menjadi tidak akan teratur, dan hiduppun tidak akan tenang. Rusaklah kehidupan di atas muka bumi. Kemudian Allah menurunkan karunia kepada umat manusia dengan menegakkan kepemimpinan. Allah Subhanahu wa Ta’ala mengatakan, tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam. – al-Baqarah/2 ayat 251- yaitu dengan mengadakan pemerintahan di muka bumi, sehingga kehidupan manusia menjadi aman.

Karunia Allah Azza wa Jalla atas orang yang zhalim, ialah dengan menahan tangannya dari perbuatan zhaliman.

Pemilihan pemimpin bagi umat islam wajib,  karena pemimpin akan memberikan rasa keamanan dan keadilan yang patut dipertahankan.  Pemimpin muslim wajib bagi setiap pemeluk umat islam, tidak ada terkecuali.  Lebih baik pemimpin Islam yang zhalim daripada pemimpin kafir yang baik.  Karena akan ada masanya yang kafir menjadi zalim dan yang mulia menjadi baik.  Kewajiban ummat adalah mendoakan pemimpin muslim untuk berbuat adil dan baik.
Baca selengkapnya

Wednesday, 9 November 2016

4 Pernyataan KH. Hasyim Muzadi terkait Penistaan agama

KH.Hasyim Muzadi Soal Penistaan Agama dan Politisasi Alquran

Aksi  demo 4 November 2016 atau dikenal aksi 4 11 sudah berakhir, namun unjuk rasa kasus penistaan agama itu masih banyak diperbincangkan. Kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak hanya menyinggung hati umat muslim di Indonesia tapi juga di dunia.
Menurut mantan Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU) KH A Hasyim Muzadi, demo 4 November adalah aksi umat yang terbesar. Menurut dia, aksi itu merupakan aksi spontan dari umat Islam tanpa disuruh oleh siapapun.
Kh. Hasyim Muzadi


"Jumlah yang hadir membuktikan adanya kekuatan (energi spritiual) yang dahsyat dari pengaruh Alquran tersebut," tegas ulama yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an ini dalam rilis yang diterima SINDOnews, Rabu (9/11/2016).
Hasyim Muzadi mengatakan, demo besar-besaran itu tidak akan bisa terjadi jika tak ada dorongan spiritual. Maka itu, massa berjumlah di luar dugaan yang sebelumnya hanya puluhan ribu.

"Hal ini dapat dibuktikan para pemimpin yang melakukan demo atau mengumpulkan masa tanpa dorongan spiritualisme tersebut tidak mungkin dapat menggerakan umat yang berjumlah jutaan. Mereka berjalan dengan damai, tertib dan siap untuk berkorban," tuturnya.

Maka itu Hasyim Muzadi mengeluarkan beberapa poin pascademo 4 November 2016, berikut pernyataannya:

1). Dikalangan umat Islam seluruh dunia ada tiga hal yang tidak boleh disinggung atau direndahkan yakni : Allah SWT, Rasulullah SAW, dan Kitab Suci Alquran. Apabila salah satu, apalagi ketiganya disinggung dan direndahkan pasti mendapat reaksi spontan dari umat Islam tanpa disuruh siapapun. Reaksi tersebut akan segera meluas tanpa bisa dibatasi oleh sekat-sekat organisasi, partai, dan birokrasi. Kekuatan energi tersebut akan bergerak dengan sendirinya tanpa dibatasi ruang dan waktu.

2). Fenomena demo 4 November 2016 tentu secara lahiriah dipimpin oleh beberapa tokoh yang merasa terpanggil untuk membela kesucian kitabnya. Namun jumlah yang hadir membuktikan adanya kekuatan (energi spritiual) yang dahsyat dari pengaruh Alquran tersebut. Hal ini dapat dibuktikan para pemimpin yang melakukan demo atau mengumpulkan masa tanpa dorongan spiritualisme tersebut tidak mungkin dapat menggerakan umat yang berjumlah jutaan. Mereka berjalan dengan damai, tertib dan siap untuk berkorban. Sehinga sesungguhnya tidak perlu dicari dalangnya, provokator atau siapa yang membayar. Karena provokator dan bayaran setingkat apapun tidak akan mampu menggalang kekuatan tersebut. Yang ada mereka adalah menempel gelombang besar untuk kepentingannya bukan kemampuan menciptakan gelombang itu sendiri.

3). Kedahsyatan energi Alquran tersebut hanya bisa dimengerti, dirasakan dan diperjuangkan oleh orang yang memang mengimani Alquran. Tentu sangat sulit untuk diterangkan kepada mereka yang tidak percaya kepada Alquran, berpikiran atheis, sekuler dan liberal. Karena mereka jangan lagi memahami energi alquran , menerima alquran pun belum tentu bisa. Sehingga perdebatan antara keimanan kepada aquran dan ketidak percayaan kepada Alquran hanya akan melahirkan advokasi bertele-tele dan berbagai macam rekayasa.

4). Alquran sebagai kitab suci sekaligus kitab pembeda (Al-Furqon) yang membedakan antara yang hak dan yang batil. Maka tidak heran kalau kemudian kelihatan dikalangan umat Islam sendiri mana yang bertindak sebagai pejuang, sebagai pengikut perjuangan yang ikhlas tanpa pamrih, yang mengambil posisi memanfaatkan keadaan (kepentingan duniawi sesaat) dan mana yang memang menyelewengkan Alquran. Sedangkan di kalangan non muslim sendiri hanya sangat sedikit yang membuat konflik lintas agama dengan kaum muslimin. Mereka adalah fihak yang sudah basah politisasi dan kapitalisasi ekonomi serta hegemoni kekuasaan. Sedangkan mayoritas mutlak non muslim tetap bersatu bersama kaum muslimin dalam penegakan NKRI.

Itulah pendapat tokoh ulama yang sejatinya akan memberikan pencerahan dan kelapangan untuk terbuka ya pintu keadilan.
Baca selengkapnya

Aksi Bela Alquran, tanda keadilan

Apa Kata Ustad,
Ustad Felix Xiau seorang dai muda dengan sejarah keimanan yang tidak mudah dan sekarang tampil berdakwah dengan segala yang dimiliki.  Simak pernyataan beliau terkait masalahnya sedang menimpa umat islam.  Atas pernyataan Ahok yang telah menistakan agama.
Ustad felix xiau


Membela Keadilan itu membela Alquran

Tak pernah ada politisi manapun yang bisa mengumpulkan sebegitu banyak manusia, atau partai politik apapun yang bisa menyatukan ummat begitu besar

Maka sekali lagi, menuduh dan membingkai aksi #BelaQuran sebagai agenda politik, adalah sesuatu yang amat menyakitkan, dan tidak peka aqidah

Yang banyak orang lupa, bahwa kaum Islam itu adalah tatanan cara hidup di dunia, agar aman di akhirat kelak. Islam itu lintas dunia, lebih dari dunia

Maka saat Al-Quran dinista, aqidah ummat terusik, mereka akan bergerak, ini yang gagal dipahami oleh penguasa, oleh penegak hukum sekarang ini

Karena yang punya iman takkan berhenti sebelum keadilan tegak, yang punya iman pasti akan cenderung membela Islam, sampai kapanpun akan #BelaQuran

Penistaan Al-Quran itu urusan agama, dan yang paling memahami agama ialah ulama, dan ulama di Indonesia berkumpul di MUI, sesederhana itu

Maka saat ulama kita menyampaikan bahwa ini sudah masuk dalam penghinaan Al-Qur'an dan ulama, itu juga yang dirasakan jutaan ummat Muslim di Indonesia

Lalu yang manakah yang tidak bisa dipahami oleh penguasa dan penegak hukum? Mengapa selalu dibawa ke ranah politik dan rasis hingga urusannya jadi bias?

Seandainya pimpinan pemerintahan kita sedari awal tidak gagal paham, bahwa ini urusan berat dalam agama, bukan politik, mungkin pendekatannya lebih bijak

Bagi kita, kita doakan mereka memahami, dan Allah beri hidayah bagi mereka. Tapi kita tak belum lagi boleh istirahat, #BelaQuran hingga keadilan tegak

Sebab bagi Muslim, tanpa gelar perkara pun perkaranya sudah terang dan jelas, penista Al-Qur'an harus dihukum. Bila tidak begitu, sungguh tak ada keadilan

Dan penguasa kita, serta penegak hukum harus tahu, jika ummat sudah merasa keadilan itu hilang. Mereka pasti akan mencari cara lain menegakkan keadilan itu
Baca selengkapnya

Tuesday, 8 November 2016

Biografi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantio

 PROFIL PANGLIMA TNI JENDERAL GATOT NURMANTIO "

Sejak aksi damai jilid II yang telah dilakukan oleh ummat Islam,  muncul sosok yang dicintai dan menjadi perbincangan hangat   di media sosial.  Sosoknya jelas mendukung rakyat terutama para ulama dan ummat yang melakukan aksi pada 4 November 2016.  Kita ketahui bersama ulama dan ummat sedang kehilangan kepercayaan kepada pemimpin di Era Jokowi-Jk.  Keberpihakan peninggalan negeri terhadap sosok yang dinilai banyak kalangan melakukan pelanggaran masih di bela.

Ketika polisi akan melakukan tembak di tempat bagi para peserta  aksi damai,  dengan lantang Panglima tertinggi TNI hadir dan menyatakan "Jangan Tembak Rakyat, karena yang aksi bukan Teroris"  Siapa yang tidak tersentuh dengan perlindungan yang amat berarti diwujudkan dengan jelas,  terang dan lantang.  Inilah sosok Panglima TNI yang digantikan menjadi pimpinan negeri,  agar kembali bertaubat dengan melindungi hak-hak rakyat serta menjunjung keadilan.

Nasab keluarga,  Pendidikan dan cita-cita Panglima TNI Gatot

Gatot lahir di Tegal, Jawa Tengah, pada 13 Maret 1960. Tapi sejatinya ayahnya berasal dari Solo dan ibunya dari Cilacap. Gatot dibesarkan dari keluarga yang berlatar militer pejuang sangat kental. Ayah Gatot, bernama Suwantyo, seorang pejuang kemerdekaan yang pernah menjadi Tentara Pelajar. Di masa perang kemerdekaan ayahnya bertugas di bawah komando Jenderal Gatot Subroto. Dari nama tokoh militer kharismatik itulah, ayahnya kemudian memberi nama anaknya “Gatot”.
Ayah Gatot pensiun dengan pangkat terakhir Letnal Kolonel Infanteri dan tugas terakhir sebagai Kepala Kesehatan Jasmani di Kodam XIII/Merdeka, Sulawesi Utara. Sedangkan ibunda Gatot, anak seorang Kepala Pertamina di Cilacap, memiliki tiga orang kakak kandung yang mengabdi sebagai prajurit TNI AD, TNI-AL dan TNI-AU.

Karena anak tentara, sejak kecil Gatot hidup berpindah-pindah. Setelah dari Tegal, ia pindah ke.Cimahi, Jawa Barat, hingga kelas 1 Sekolah Dasar. Setelah itu ia pindah Cilacap sampai kelas 2 SMP. Lalu ia pindah ke Solo hingga tamat SMA.
Sebenarnya Gatot ingin menjadi arsitek. Makanya ia mendaftar ke Universitas Gadjah Mada (UGM). Tapi mengetahui anaknya mau masuk l UGM, ibundanya berpesan: “Ayahmu hanya seorang pensiunan. Kalau kamu masuk UGM, maka adik-adikmu bisa tidak sekolah.”
Mendengar hal tersebut, Gatot berubah haluan. Diam-diam dia berangkat ke Semarang, mendaftar Akabri melalui Kodam Diponegoro. Sekembalinya dari Semarang, ia memberitahu ibunya bahwa ia sudah mendaftar ke Akabri. Ibunya langsung mengizinkan dengan pesan, “Jika kamu menjadi tentara, kamu harus menjadi anggota RPKAD.”

Menurut Gatot, ibunya terobsesi anaknya menjadi anggota RPKAD karena rumah orang tua ibunya dekat dengan markas RPKAD di Cilacap.
Setelah lulus Akabri 1982, Gatot berusaha masuk menjadi anggota Kopassus (nama baru RPKAD). Tapi dalam usaha pertama ia tidak diterima. Pada kesempatan berikutnya, setelah berpangkat Kapten, saat bertugas di Pusat Latihan Tempur di Baturaja, Sumsel, ia kembali mendaftar masuk Kopassus. Kembali tidak diterima.
Sebenarnya kesempatan tersebut sudah habis. Tapi Gatot tidak pernah menyerah. Ia terus berdoa kepada Allah SWT agar suatu hari bisa diterima menjadi prajurit Kopassus.

Kesempatan itu akhirnya datang setelah ia menjabat KSAD (25 Juli 2014–15 Juli 2015). Tak lama setelah pelantikan, Gatot memanggil Danjen Kopassus Mayjen TNI Agus Sutomo dan menyampaikan maksudnya ingin mendaftar pendidikan Kopassus. Tapi Agus Sutomo menyampaikan, “Tidak usah ikut pendidikan Pak, nanti Bapak saya kasih brevet kehormatan saja”.
Tapi Gatot menolak. Ia bersikukuh mau mendapat baret merah melalui jalur normal. Maka masuklah Gatot menjadi siswa Kopassus.

Ia mengikuti semua prosedur normal, mulai dari pendaftaran, ujian, hingga penyematan brevet komando dan baret di pantai Cilacap. Untuk itu, ia harus melalui ujian yang keras, antara lain senam jam 2 pagi, lalu direndam di kolam suci Kopassus di Batujajar. Kemudian longmarch, hingga berenang militer selama lebih 2 jam dari pantai Cilacap ke pulau Nusakambangan. Bahkan Gatot juga mengikuti pendidikan Sandi Yudha yang salah satu ujiannya harus menyusup masuk ke suatu tempat yang terkunci dan dikawal ketat oleh prajurit Kopassus. Ia lolos mulus.

Gatot nurmantio

Gatot nurmantio

Gatot nurmantio
Gatot akhirnya diyatakan lulus semua tahapan dan resmi diangkat menjadi keluarga besar Korps Baret Merah di pantai Permisan Cilacap, Jawa Tengah, pada 2 September 2014. Tidak seperti “brevet kehormatan” Kopassus yang disematkan di dada sebelah kiri penerimanya, brevet pasukan komando tersebut disematkan di dada sebelah kanan Gatot, sebagai tanda ia menerimanya melalui prosedur selayaknya yang harus dilalui setiap prajurit Kopassus.
Setelah resmi menjadi prajurit Kopassus, Gatot naik helikopter dari Cilacap ke Kartosuro (Markas Grup 2 Kopassus). Masih berbaret merah, pakai loreng, darah mengalir, masih pakai hitam-hitam samaran dan masih bau lumpur, ia langsung menuju makam kedua orang tuanya di Solo.

Semoga senantiasa melindungi hak-hak rakyat dengan menjunjung keadilan, kemerdekaan dan keutuhan Negeri.

Baca juga : biografi HABIB RIZIEQ Syihab
Baca selengkapnya
loading...