Showing posts with label Hikmah Jumat. Show all posts
Showing posts with label Hikmah Jumat. Show all posts

Saturday, 21 January 2017

[Foto] Akhirnya Sk pencopotan sebagai Ketua Dewan Pembina GMBI dikeluarkan. Umat Islam masih menuntut Anton Charliyan dicopot dan diberhentikan sebagai polisi!

[Laskarsyahadat] Takut jabatan dan kedudukan kapolda dicopot,  kapolda Jabar Anton Charliyan di copot jabatannya sebagai ketua Pembina GMBI (gengpreman).

Beredar luas Sk pemberhentian ketua Pembina GMBI yaitu ANTON Charyliayan pada 21 Januari 2017 uang ditandatangani oleh ketua umum M. FAUZAN R. Dalam Sk tersebut telah memutuskan Anton Charyliayan dinyatakan demisioner, dan tidak menutup kemungkinan untuk dan adanya evaluasi pada Ulang Tahun GMBI.
Pencoptan jabatan merupakan dampak buta polda Jabar yang membiarkan preman GMBI mengerjakan ulama dan umat Islam.  Menggunakan balok,  serta senjata tajam berkeliaran di depan kantor Polda merupakan tindakan anarkis yang dibiarkan oleh Polda Jabar.  Hal tersebut membuktikan polisi membiarkan tindakan kriminal dan polisi harus bertanggung jawab.

Unjuk rasa umat islam untuk membela ulama dari aceh dan berbagai daerah lainnya dengan tuntutan Copot Kapolda Jabar dan Bubarkan GMBI, jelas karena GMBI merupakan Ormas yang meresahkan masyarakat dengan berbagai pungutan liar ya,  sedangkan Kapolda Jabar telah membiarkan anggotanya tidak bergerak dalam melindungi umat islam dari serangan GMBI!
Baca selengkapnya

Suu'Adab! Mazmuni Mohatma (ketua Gp Anshor PW Babel) meminta maaf!

[Laskarsyahadat] Setelah beredar luas dan banyaknya murka umat Islam kepada Pw GP Ansor terkait pernyataanya yang telah menyakiti umat Islam,  PW Gp Anshor meminta maaf.  Apakah permintaan maaf yang dilakukan bisa mengobati luka yang sudah digoreskan dan dipecahkan dimuka umat Islam.  Menghina bahkan menuntut dicabut ya kewarganegaraan Imam Besar Umat Islam dari bumi pertiwi.

Umat islam adalah umat yang pemaaf,  namun tetap,  proses hukum jika melanggar harus di tegakkan.  Umat islam meminta,  jajaran pimpinan Gp Anshor Bangka Belitung di copot secepatnya sebagai hukuman dan bahwa pelanggaran yang dilakukan telah mencoreng nama baik Gp Anshor. Jika tidak ada ketegasan dari PWNu terkait Gp Anshor yang telah menghina ulama,  tidak akan menutup kemungkinan hal tersebut akan berulang kembali.



Mazmuni Mohatma dikatakan oleh menantu KH.  MaemunZubair,  perilaku yang dilakukan oleh Mazmuni Mohatma merupakan perilaku suu'adab dan bukan cerminan dari pemuda NU.

Sesegera mungkin dengan lapang dada dan terhormat ataupun tidak terhormat ,  Mazmuni Mohatma untuk segera mengundurkan diri dan lepaskan jabatan,  karena telah membuat murka umat Islam dengan menghina Imam Besar umat Islam Indonesia.
Baca selengkapnya

Allahu Akbar!!! PW Gp Anshor Bangka Belitung dipersilahkan angkat kaki dari Bangka Belitung karena telah menyakiti umat Islam dengan menghina Imam Besar amat Islam!

[Laskarsyahadat] video penolakan secara resmi dilakukan oleh Ormas GP Anshor  Bangka Belitung terkait rencana kehadiran Imam besar umat Islam di kepulauan BANGKA Belitung. Ada 5 poin yang disampaikan dan semuanya merupakan pesanan dari tokoh Kafirun dan Munafikun yang disematkan pada antek-anteknya ditubuh NU.

Terkait video tersebut mencerminkan bagaimana hancur ya akhlak GP Anshor sekarang,  menyebut cucu baginda Nabi shallallahu alaihit wasallam tidak dengan sebutan yang lazim dan hal tersebut menuai kritikan tajam dari menantu KH.  MaemunZubair yang disebut ya sebagai "moral hancur,  Ansor sekarang" ". (baca:NUgarislurus)

Setelah tersebarnya video penolakan tersebut yang telah menyakiti hati umat Islam,  PW Gp Anshor  Bangka Belitung diminta keterangan atas pernyataan tersebut dan Jika tidak, diperintahkan angkat kaki oleh masyarakat Bangka Belitung.  Berikut banser yang terpasang di depan Kantor PWNu Bangka Belitung.
"Kesepakatan Bersama area Kelurahan Masjid Jamik":
Meminta klarifikasi PWGp Ansor Bangka Belitung atas pernyataan Sikap tgl 19/1/17 sesegera mungkin, apabila diabaikan silahkan angkat kaki dari wilayah kel. Masjid Jamik,

PEMUDA JAMIK PEDULI
Baca selengkapnya

Forum Peduli Bangsa, Ketua MUI:"resolusi jihad awal kemerdekaan"

Sumber: NUgarislurus


[Laskarsyahadat] Forum Peduli Bangsa (FPB) Pada hari ini, Sabtu 21-01-2017 mengadakan Silaturrahim bersama antar Kyai sepuh, Habaib dan cendikiawan Muslim tingkat nasional dengan agenda Sinergi Kedaulatan Bangsa. Acara ini bertempat di Pacet, Mojokerto Jatim, Rumah Sesepuh FPB KH. Makhfudz Syaubari. KH. Ma’ruf Amin Rois Amm PBNU sekaligus Ketua Umum MUI Pusat hadir dalam acara tersebut.

Hampir 60 ulama kiai sepuh NU, Habaib dan MUI hadir hadir pada kesempatan tersebut. Diantara Ulama yang hadir ialah; KH. Bashori Alwi pengasuh PIQ Singosari, KH. Sholahuddin Wahid atau Gus Solah dari Jombang; Habib Abdurrahman Assegaf Bahlega, KH Ali Akbar Marbun dari Medan; H. Ali Sam, pengusaha dari Jakarta; Habib Soleh Al-Jufri dari Solo; Sedangkan ulama lain yang terlihat hadir di antaranya KH Nurul Huda Jazuli dari Kediri; KHR. Azaim Ibrahimy dari Situbondo; KH. Jais Badri Situbondo, Habib Muhsin al-Hamid dari Palu.

Adapun para cendikewan yg kelihatan hadir ialah; Prof. Dr. Imam Suprayogo, mantan Rektor UIN Malang; Prof. Dr. M Bisri dari Universitas Brawijaya Malang; serta mantan Mendikbud Muhammad Nuh dan mantan ketua DPR Marzuki Alie.

Pada kesempatan tersebut, para tokoh bersepakat untuk menguatkan ummat dalam menghadapi kelompok-kelompok yang ingin merorong disintegrasi bangsa. Terlebih fokus pada soal ekonomi.

Ada yang menarik dari pembahasan tersebut. Ialah pendapat Habib Muhsin al-Hamid. Beliau berpendapat akan pentingnya ummat Islam memiliki media, yang mana media ini khusus untuk ummat Islam dengan siaran yg Islami.   “kita saat ini sedang dihancurkan oleh media sekuler”, tandasnya.

Sedangkan Rais Amm NU, KH. Ma’ruf Amin menjelaskan tentang peran penting ulama membentengi ummat baik yang bersifat individu semisal menyiapkan generasi penerus para ulama’, yaitu mencetak santri-santri yg handal. Atau tanggung jawab secara bersama-sama semisal membentengi umat dari faham-faham menyesatkan yang bisa memecah belah ummat

“Tugas ulama dalam tanggung jawab bersama yaitu  tanggung jawab melindungi ummat dari gerakan penyesatan dan pemurtadan. Diantara aliran yg menyesatkan adalah Liberalisme, Aliran yg menyesatkan sahabat, dan serta harakah-harakah ekstrim”. Tegas beliau.

KH. Ma’ruf amin menambahi, bahwa kemerdekaan bangsa ini adalah jasa para ulama’. “Jika tidak ada resolusi jihad syaikh hasyim Asy’ari, belum tentu terjadi kemerdekaan Indonesia”, imbuhnya.

Acara ditutup pada kira-kira pukul 16.00. Wib.

Demikian laporan responden NU Garis Lurus dari Mojokerto.

Spurce: http://www.nugarislurus.com/2017/01/ini-liputan-pertemuan-kiai-sepuh-habaib-di-mojokerto-rais-amm-nu-sebut-resolusi-jihad.html
Baca selengkapnya

[Foto] Joko Widodo kampanye pakai sorban!! udah jadi Presiden, Ulama dilukai, ummat disakiti rakyat diciderai!

[Laskarsyahadat] Tuduhan agama ditanggung aktor politik adalah salah jika yang dituduh ulama, karena memang ulama berkewajiban ikut andil dalam politik untuk kedaulatan dan kemuliaan Islam.  Jika ulama tidak andil dalam politik,  maka orang yang meraih kekuasaan melalui agama untuk menjatuhkan ulama dan ummat akan semakin banyak.

Apakah Joko Widodo sebagai orang yang telah menjatuhkan wibawa ulama?  Secara tidak terang dan jelas Jokowi melakukan demikian.  Alur politik yang di gadang telah melukai umat Islam.  Apa saja hal yang membuat Joko Widodo didapuk sebagai tokoh utama dalam melukai umat Islam.

1. Melalui kementerian dalam negeri,  Jokowi bungkam terkait rencana penghapusan kolom agama dan penghapusan Perda syariat
2. Terkait PKI Jokowi melalui Sekertaris kabinet,  melarang TNI dan Polri sweping dan membiarkan moncong Luhut menyatakan kalau palu arit sebagai logo trend
3. Terkait Ahok Jokowi bungkam, dan bereaksi ketika ummat mulai menggalang istana
4. Terkait Habib dan alim ulama yang diserang GMBI Joko Widodo bungkam tidak bereaksi
5. Terkait Habib yang menodong Menkeu, BI DAN Peruri terkait palu arit,  Jokowi bungkam

JUSUUF Kalla kemana?  Ia termakan oleh lisannya sendiri terkait ucapannya yang menyatakan, "negeri ini akan hancur jika Jokowi jadi presiden"  sekarang terbukti!

Lalu, terkait gejolak dan gelora aparat Yang gencar menyerang ulama,  Joko Widodo saat kampanye menggunakan sorban layaknya ulama,  Syaikh,  atau tuan guru!  Apa reaksi anda dengan foto berikut! Apakah tanda:" Mereka menjual agama untuk dunia(harga sedikit) "

Baca selengkapnya

[Foto] alhamdulillah, Allah hadirkan Jawara Bekasi untuk hadapi GMBI,! GMBI kedeeeerrr!!!

[Laskarsyahadat]  GMBI (Geng preman) binaan kapolda Jabar, ANTON Charyliayan,  yang mengaku dan mengatasnamakan sebagai perwakilan atau suara masyarakat sunda telah menuai protes dan tanggapan keras. Diketahui GMBI telah melukai ulama yang mengantarkan imam Besar umat Islam,  Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab ke polda Jabar dalam rangka pemeriksaan. GMBI menggunakan balok dan senjata tajam untuk mendukung Sukmwati sebagai pelapor anggota polisi bungkam dan keder tidak ada upaya pencegahan oleh kepolisian Daerah Jabar!



Ulama sebagai korban,  GMBI melalui media 'kafir'  memutarbalikkan fakta,  sehingga dari polda Jabar menjenguk 'preman GMBI Yang dirumah sakit".  Lalu bagaimana reaksi umat islam atas penistaan dan penodaan bahkan pengeroyokan yang dilakukan oleh GMBI,

 berikut rangkaian kelanjutan atas pengeroyokan yang dilakukan oleh GmBi
1. Markas GMBI di bakar oleh umat islam
2. Seluruh umat islam melakukan aksi Bela ulama dari aceh sampai papua
3. GMBI diancam keberadaannya sebelum bertobat dan meminta maaf
4. Jawara Bekasi angkat bicara dan unjuk kebolehan dengan Tantang duel di alun - alun Bogor pada Jumat,  20/1/17. Pihak GMBI keder dan ketakutan!
5. Secara kehormatan GMBI sudah tidak dihargai, dan keberadaan anggota GMBI diwaspai oleh masyarakat Indonesia khususnya umat islam.


Baca selengkapnya

[foto] Bersenjata Lengkap, Markas FPI dikepung! INGAT!!! Sehelai Rambut Imam Besar Jatuh karena Senjata, Kalian berhadapan dengan Umat Islam!

[Laskarsyahadat] Markas FPI Mega Mendung sudah di Jaga oleh Aparat bersenjata lengkap.  Apa tanggapan anda?
 berikut,  netizen menanggapi!

SEHELAI RAMBUT HABIB RIZIEQ SYIHAB JATUH, BUKAN URUSAN DENGAN FPI TAPI BERURUSAN DENGAN UMAT ISLAM...!!!
HANYA KARENA FPI DAN HABIB RIZIEQ MAKA TERLIHAT MANA MUNAFIK MANA PENGHIANAT BANGSA MANA PEMIMPIN DZALIM.



Untuk membungkam seorang Habib Rizieq Perlu 3 Jendral dan pasukannya.
Untuk membunuh seorang Habib Rizieq perlu Ribuan Preman diturunkan.
Untuk menghancurkan seorang Habib Rizieq perlu semua media TV dan jutaan berita fitnah ditujukan padanya.
Bahkan untuk membungkam perjuangan Habib Rizieq yang menjadi haknya sebagai warga negara memakai Sosial Media dihancurkan Sosmed nya.
Untuk menghentikan perjuangan seorang Habib Rizieq perlu langkah presiden dan ratusan pembantunya bahkan semua aparat mengancamnya.

Wahai... Orang yang ingin Hbib Rizieq bungkam, wahai orang yang ingin Habib Rizieq tak berkutik...Wahai orang yang ingin Habib Rizieq dipenjara wahai orang yang ingin Habib Rizieq mati, INGAT.
Habib Rizieq tidak mencuri hakmu, Habib Rizieq tidak pernah memakai hartamu, Habib Rizieq tidak pernah mengancam kamu dan keluargamu, Habib Rizieq tidak pernah dzolim kepadamu, Habib Rizieq tidak pernah korupsi kepada bangsa ini.
Habib Rizieq hanya ingin Keluargamu terhindar dari Kedzaliman dan kemaksiatan...

Habib Rizieq ingin Bangsa ini terhindar dari Penjajahan Komunis, Habib Rizieq hanya ingin keadilan atas Agamamu yang dinistakan, Habib Rizieq hanya ingin Adil dan Bangsa ini aman, NKRI ini utuh.
Jika Habib Rizieq punya niat tidak baik untuk bangsa ini...Rasanya dengan ajakan aksi bela Islam dihadiri oleh 7 juta orang bisa saja Habib Rizieq melakukan makar didalamnya dan menyuruh menghancurkan Ibu kota dalam sekejap. Tapi terbukti TIDAK.

Ketika kalian membuat strategi untuk kehancuran Habib Rizieq dan FPI, Ketika kalian sibuk membuat Fitnah keji untuk membungkam Habib Rizieq, maka ketahuilah Habib Rezieq Berdo'a agar kalian dan bangsa ini selamat dan berkah.
{ MarkazSyariah-PesantrenAlamAgrokultural-Megamendung, sdh mulai dijaga oleh Pasukan Brimob POLDA JABAR. Skenario apa lg ini...? }ungkap chef Masyhuri
Baca selengkapnya

Friday, 20 January 2017

Wahai Ulama! Serulah kami dalam medan Jihad!

[Laskarsyahadat] Rezim semakin kalap dengan beragam teror terhadap umat Islam.  Tuduhan  makar,  anti pancasila,  perusak Bhineka Tunggal Ika,  pemecahan belah NKRI semakin digodook dan digoreng untuk menumpakan murka.  Membiarkan umat islam bersama ulama menyerang rezim lalu tuduhan dan kehalalan atas  darah setiap umat diperbolehkan oleh pemerintahan yang Sah!

Api sudah membesar,  tidak dibiarkan meredup,  umat Islam sudah lelah dibohongi dan dikangkangi oleh rezim Jokowi,  oleh sebagian banyak para pendukung Megawati yang menuduh hari akhir sebagai ramalan.  Umat Islam akan buktikan,  jika hari akhir bukan ramalan,  tapi kenyataan dan hakiki!



Apa daya umat ketika panggilan Jihad (perang)  belum sampai tertuju pada jiwa.  Apa daya umat karena ulama masih bermusyawarah untuk menemui mufakat kapan revolusi dan bergerak memperjuangkan hak umat.

Jika tidak revolusi umat akan semakin dihina,  ulama dipaksa setia pada pemerintahan dan jika menolak maka panah-panah fitnah akan menuju mereka.

Umat sedang menunggu komando resmi,  umat sedang menunggu Intruksi Habibana M Rizieq bin Husein Syihab sebagai komando umat.  Umat akan bergerak menuju Medan juang membela kebenaran dan menegakkan keadilan.

Wahai ulama berseru lah!
Wahai ulama berfatwalah!
Wahai ulama berwasiatlah!
Umat Muhammad akan menyambut seruanmu
Umat Muhammad akan mematuhi fatwamu
Umat Muhammad akan menerima wasiatmu

Wahai ulama para pewaris nabi
Wahai ulama para wali Allah
Wahai ulama para penyampai risalah dan dakwah
Warisi umat dengan kesyahidan
Dampingi umat menuju Medan juang
Kuatkan dan kokohkan umat dalam akidah
Baca selengkapnya

Thursday, 19 January 2017

Ulama dan tokoh beserta umat Islam mendeklrasikan 7 poin "Persaudaraan Umat Islam", tolak kriminalisasi terhadap Imam besar umat Islam Indonesia

[Laskarsyahadat] Terkait kriminalisasi terhadap Imam Besar umat Islam,  yaitu Habibana M Rizieq bin Husein Syihab.
Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) mendeklarasikan 'Persaudaraan Umat Islam' di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, Kamis 19 Januari 2017.

Dalam deklarasi tersebut, para ulama dan tokoh umat membacakan tujuh poin pernyataan. Di antara poin pentingnya, para ulama dan tokoh menekankan persaudaraan satu aqidah, ukhuwah Islamiyah, dukungan terhadap fatwa MUI, dan menolak kriminalisasi Habib Muhammad Rizieq.


Sumber:Voa-Islam

"Pertama, Kami adalah umat yang satu dalam satu kesatuan aqidah dan keyakinan sebagai hamba Allah Yang Maha Kuasa, Tuhan Yang Maha Esa, Allahu Ahad, Lam Yakid walam yuulad walam yakun lahu kufuwan Ahad," ujar Sekjen MUI Jatim, Ustadz Muhammad Yunus membacakan deklarasi dalam pertemuan Spirit 212 bertema 'Silaturahim Ulama dan Tokoh Umat untuk Penegakkan Keadilan dna Penjagaan NKRI'.

Kedua,  mereka menegaskan bahwa mereka berada dalam satu kesatuan persaudaraan ukhuwah Islamiyah yang bersaudara dalam ikatan aqidah dengan Tuhan yang satu Allah Tuhan Yang Maha Esa, kitab suci yang satu Al Quran, dengan Rasul yang satu Muhammad Rasulullah pembawa dinul haq dari Allah Yang Maha Kuasa sebagai rahmat bagi seluruh alam.

"Ketiga, Kami adalah satu kesatuan umat dalam persaudaraan ukhuwah lslamiyah yang mengedepankan kemaslahatan umat dan bangsa daripada kemaslahatan pribadi dan kelompok kami sendiri dan memandang umat lain warga negara dan bangsa dengan pandangan saling menghormati hak-hak bertetangga secara baik (husnul jiwar) demi menjaga keutuhan NKRl," lontar Yunus.

"Menjaga kedaulatan NKRl adalah tanggung jawab bersama, tanggung jawab kenegaraan sekaligus tanggungjawab keagamaan," lanjutnya.

Keempat, para ulama dan tokoh juga bertekad menjaga kedaulatan NKRl yang berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, dengan mewujudkan supremasi hukum Allah yang Maha Kuasa dalam seluruh hirarki peraturan perundangan dalam rangka mewujudkan kemanusiaan yang adil den beradab serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia denga cara menegakkan sistem permusyawaratan/perwakilan rakyat yang dipimpin oleh hikmah.

"Kelima, kami bertekad mewujudkan NKRl yang penuh berkah yang melindungi segenap bangsa Indonesia sebagai hamba Allah Yang Maha Kuasa dan seluruh tumpah darah Indonesia sebagai zamrud du khatulistiwa bumi Allah Tuhan Yang Maha Esa dengan, melundungi aqidah dan kepercayaan kepada Allah Yang Maha Esa, serta memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa sehingga menjadl bangsa yg beriman dan bertaqwa yang hidup tenteram dan damai dalam negara yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur," jelas Yunus.

Keenam, para ulama dan tokoh menegaskan sepenuhnya mendukung MUl sebagai lembaga fatwa bagi ummat Islam Indonesia dan menolak segala upaya delagitimasi fatwa MUl.

"Terakhir, kami menolak segala bentuk krimilisasi Habib Rizieq dan Ulama lainnya, serta kami juga menolak pembubaran FPI dan ormas Islam Iainnya." Tandas Yunus.

Dalam pembacaan deklarasi, sejumlah ulama dan tokoh berdiri berbaris di depan panggung diantaranya, Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath, Ustadz Bachtiar Nasir, Ustadz Abu Jibriel, Komisi Kumdang MUI Lutfi Hakim, SH, Ustadz Zaitun Rasmin, Ustadz Alfian Tanjung, dan lain sebagainya. * [Bilal/Syaf/voa-islam.com]
Baca selengkapnya

KACAU!!!! Ternyata Kapolri tersangka kasus pemalsuan Surat!

[Laskarsyahadat] jenderal Tito Karnavian yang dalam setiap tindaknya mengundang beragam masalah di negeri,  terkhusus berkaitan dengan pergerakan dan Perjuangan umat islam dalam menuntut ditegakkannya keadilan.  Ada apa dengan jenderal Tito Karnavian yang notabene beliau adalah seorang muslim.


Heran dan menjadi prasangka yang tidak baik menjadi label buat jenderal yang diberi amanah sebagai Kapolri. Blunder dan tidak sambung atas setiap tindaknya menjadi blunder kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi sebagian pihak.

Blunder yang menyebabkan dirinya semakin terkecil adalah terkait bendera bertuliskan lafazh syahadat yang dibawa oleh FPI Segera bertindak dan memerintahkan jajaranya untuk memeriksa,   namun lamban dalam menangani kasus bendera merah putih  yang ada tulisan saat jenderal Tito sedang melakukan kegiatan acara bersama aparat bersenjata, bahkan bendera merah putih  berada di bawah  kaki Presiden Joko Widodo.

Ada pemberitaan yang sangat mengejutkan,  ternyata jenderal besar atau kapolri Tito Karnavian adalah tersangka?  Wooww..

Berdasarkan rilis oleh hukumonline.com yang menyebutkan jenderal Tito Karnavian sebagai tersangka.  Berikut beritanya

"AKBP Tito Karnavian Jadi Tersangka Pemalsuan Surat"

Perseteruan Tomy Winata vs Tempo mulai memasuki ring kepolisian. Kepala Satuan I Keamanan Negara Direktorat Reserse dan Kriminal Polda Metro Jaya, AKBP Tito Karnavian kini dijadikan tersangka kasus pemalsuan surat.

Leo/Nay

Informasi Tito menjadi tersangka pemalsuan surat diperoleh hukumonline dari selembar surat tanggal 7 Oktober 2003. Surat tersebut berisi pemanggilan terhadap Djoko Prabowo Saebani, salah seorang pengacara Tempo.

Dalam surat ditandatangani oleh Oktavianus Farfar selaku penyidik, dijelaskan bahwa Djoko akan didengar keterangannya sebagai saksi dalam pidana pemalsuan dan penggunaan surat sebagaimana diatur dalam Pasal 263 dan 264 KUHP. Pemalsuan tersebut diduga dilakukan oleh tersangka Tito Karnavian. (sumber:hukumonline.com)


Miris sekali, dan seharusnya pihak pentinggi negara menyeleksi dengan ketat.  Apakah kasus yang menjerat Jenderal Tito Karnavian sudah tuntas. Kesalahan administrasi merupakan  tindakan bodoh yang dilakukan oleh pihak yang dipercaya oleh rakyat untuk mengelola negara bukan untuk mengelabui rakyat.

Baca selengkapnya

[Foto] Slayer Merah putih Kapolri berisi tulisan, Senjata makan tuan! Kapolri wajib ditindak!

[Laskarsyahadat] Gongong MEDIA 'KIRIK' terkait bendera merah putih bertuliskan Lafas Syahadat yang merupakan PIN perjuangan Tentara Indonesia ketika merebut kekuasaan RI dari tangan penjajah.

 Masyarakat muslim tidak tinggal diam dengan gonggongan media'kirik' yang dengan lantang menyebut berlebihan,  sampai kapolri ikut singut akan menindak tegas para pencoret bendera tersebut! Gonggongan media 'kirik'  berhasil menggiring singut kapolri untuk segera menindak,

umat islam sebagai sasaran tembak dan gonggongan,  akhirnya menyetujui dan meminta pihak kepolisian segera bertindak tegas.  Karena bendera merah putih telah dinistakan dn dihina kan oleh petinggi negara, terutama Presiden dan Kapolri?


 Kok presiden...  Presiden saat upacara bendera berdiri dengan posisi bendera merah putih tepat di kakinya.  Lalu kapolri?  Ketika Bela negara,  mengikat an kepala dengan slyer merah putih yang ada tulisannya.  Berikut gambarnya



Gonggongan media 'kirik'  akhirnyakembali kepada dirinya sendiri dan malah menyadari presiden dan si pemberi perintah,  yaitu sungut kapolri jenderal Tito Karnavian

Baca selengkapnya

Ketahuan penyebab Twitter FPI dan Habibana M Rizieq Syihab disuspend!!! ternyata pendukung Ahok, Roy Simangunsong bos nya!!!

[Laskarsyahadat] KENAPA TIGA AKUN TWITTER PENDUKUNG HABIB RIZIEQ DISUSPEND ???
TERNYATA BOS PERWAKILAN TWITTER INDONESIA YANG BERNAMA ROY SIMANGUNSONG PENDUKUNG SETIA AHOK & PEMBENCI HABIB RIZIEQ BESERTA FPI NYA, SEHINGGA AKUN TWITTER PENDUKUNG HABIB RIZIEQ DISUSPEND ALIAS DITANGGUHKAN

Bukti Kebencian Bos Twitter Indonesia kepada FPI "Biar Mampus Kau!"
Pada Senin (16/1/2017) beberapa akun Twitter Front Pembela Islam (FPI) seperti Habib Rizieq Syihab @syihabrizieq, akun @DPP_FPI dan @HumasFPI di-suspend. Apa yang menyebabkannya?



Pernyataan resmi Twitter Indonesia menyebutkan bahwa dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengguna di Twitter, pihak Twitter Indonesia dapat menangguhkan akun yang melanggar peraturan Twitter. "Penangguhan akun terjadi berdasarkan laporan-laporan yang kami terima dari pengguna melalui prosedur pelaporan pelanggaran yang kami miliki (https://support.twitter.com/articles/15789)," kata pernyataan tersebut seperti dilansir Detik.
Di jagat Twitter, banyak aktivis media yang ramai menggunakan tagar #FPIBersamaRakyat. Lalu menelusuri jejak lama kicauan bos Twitter Indonesia Roy Simangunsong yang menunjukkan ketidaksenangan terhadap ormas Islam itu.

"Biar mampus kau!: Mobil Ketua FPI Sumut Dirusah Massa," kata Roy pada 25 Juli 2016 mengomentari berita dari tautan Suara Pembaruan.
Jauh sebelum terpilih menjadi bos Twitter untuk Indonesia, Roy yang ditunjuk menjadi bos pada Selasa 9/1/2015 itu sudah menunjukkan ketidaksukaannya pada FPI.
"Pak Habib katanya mau berangkat ke Palestina, kita harus dukung dengan kumpulkan koin buat tiket 1 jalan ke sana secepatnya," katanya pada 12 Juli 2014.

"FPI apabila basisnya anarkis, mempertanyakan keabsahan Pancasila dalam bernegara, melangkahi UUD maka hanya ada satu kata BUBARKAN," ujarnya pada 24 Juni 2010.
Roy pun terang-terangan menunjukkan keberpihakannya terhadap salah satu kandidat gubernur DKI Jakarta. "Apalah ribut-ribut soal jalur mana, aku pilih Ahok karena memang biar dia jadi gubernur. Ngga usah banyak kali cincong," kata Roy pada 28 Juli 2016.

 [Paramuda/BersamaDakwah]

http://news.bersamadakwah.net/2017/01/bukti-kebencian-bos-twitter-indonesia.html?m=1
Baca selengkapnya

Innalillhi!!! Habibana M Rizieq Syihab ditetapkan tersangka!

[Laskarsyahadat]  Kasus Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab terkait ceramah beliau tentang pancasila yang dilaporkan oleh Sukmwati mendapat kursi hangat,  sehingga proses sangat cepat,  tidak ada gelar perkara dan bentuk pendapat ahli yang berbulan layaknya sinetron polisi India.

Inilah Indonesia yang polisi Islam tidak mengakui Habib Rizieq Syihab sebagai Imam besar umat Islam.  Rakyat memanggil jenderal Islam yang berada di Markas besar,  umat islam menyeru aparat dan peninggalan negara,  ulama sedang dipermalukan oleh kebiadaban politik adu domba.


Wahai pejabat pembela  Islam yang mendukung ulama,  Bela dengan kebijakan yang kalian punya.  Komunis dan kafir serta para Munafikun bergejolak.  Ummat Islam sedang menunggu komando Jihad dengan harta dan nyawa untuk merebut kembali kemuliaan Islam untuk kejayaan umat mendukung ulama.
Baca selengkapnya

Wednesday, 18 January 2017

[foto] takut dibidik!!! Demo Pakai Helm dan Masker, Sejuta Pasukan GMBI datangi undangan Kapolda JabarI!

[Laskarsyahadat]  Jihad menjadi jalan perjuangan umat Islam dalam menempuh dan meraih Ridho AllahTa’ala dalam membela agama.  Jihad menjadi tranding tujuan umat islam setelah bergejolaknya negeri arab(arabspring).  Perjuangan Ikhwanul Muslimin menjadi awal sebuah perjuangan dan merambah ke negeri negeri Arab lainnya.

Tujuan Jihad adalah mendapatkan Ridho AllahTa’ala,  selain tujuan itu maka jihad ya merupakan Jihad yang salah dan akan menjerumuskan diri ke jurang neraka.  Jihad satu kata namun banyak macam nya.  Jihad yang kecil sampai dengan jihad besar.  Jihad dengan harta (amwalakum)  sampai dengan jihad dengan nyawa(anfusakum).  Umat islam tidak takut untuk menggakan(jihad)  agama Allah karena hal tersebut merupakan kewajiban.

Indonesia yang di komandoi oleh Habibana imam besar umat Islam yaitu Habib Dr. Muhammad Rizieq bin Husein Syihab,  Lc,  MA,  telah menjelma mnejadi tujuan dan gerak satu arahan dan panggilan.  Berbagai aksi telah mewarnai dengan rampak,  tertib dan sesuai aturan,  umat islam bergerak dalam satu irama.

Aksi balasan dan sampai bentuk pelaporan terhadap Imam besar umat Islam tidak pernah lelah dan bahkan aksi tandingan dan balasan semakin banyak.  Belum lama,  kapolda Jabar yang merupakan pembina GMBI (gerakanpreman)  telah melakukan aksi tandingan dengan bentuk undangan terbuka (19/1 /2017)  Tapi ada yang aneh dan lucu.  Peserta dari GMBI menggunakan Helm saat melakukan aksi bubarkan FPI yang disambut oleh kapolda.

Berikut foto aksi tersebut,  pasukan GMBI menjadi ingatan umat islam untuk meminta maaf dan bertobat,  jika tidak maka darah dibalas darah!

Sumber: Syarifah Assegaf  
Baca selengkapnya

Ingat!!!! Para penjajah Indonesia adalah Beragama Kafir dan pendukungnya adalah pribumi Munafik!

[Laskarsyahadat]  kemerdekaan Indonesia adalah perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dengan berbagai suku,  agama dan ras.  Sehingga Indonesia merupakan negara yang menjadi keberagaman sebagai tonggak persatuan di bawah naungan NKRI dengan berasaskan Pancasila,  berbhineka tunggal Ika dan menjunjung kedaulatan rakyat.


Indonesia dengan ragam pulau,  ragam budaya dan bahasa menjadi daya tarik bangsa lain untuk berperan mengelola negeri.  Maka dalam kurun waktu yang belum lama,  70 tahun yang lalu,  Gerilya perjuangan bangsa dan negara luar turut memperjuangkan untuk bisa menguasai Indonesia.

Perlu diketahui dan dicatat dengan kepala yang jujur,  bahwa benar pahlawan Indonesia adalah mereka yang beragam budaya,  agama dan adat,  namun para penjajah adalah para Kafirun kaum kafir.

Kebencian terhadap ulama dan agama Islam yang sejatinya menjadi penolong perjuangan,  merupakan daya pikir pendek dan anulir kebodohan yang sedang dibangun oleh kaum kafir.  Maka adakah Islam menjajah Indonesia.  Jawabannya TIDAK!  Bahwa para ulama dengan jamaah kaum muslimin berjuang membela hak dan meraih kemerdekaan.

Ingat,  penjajah Indonesia adalah para Kafirun dan para Munafikun yang akan mengambil keuntungan dari rakyat dengan jalan licik dan picik.
Baca selengkapnya

Mantap!!!! Pulau Marotai dikelola Jepang, Sultan Tidore Husain Sjah kirimi Joko Widodo!

[Laskarsyahadat] Shizo Abe sebagai perdana Menteri Jepang telah mengunjungi Indonesia. Bersama para pengusaha yang dalam sebuah pemberitaan sampai 130 penguasa turut serta dalam kunjungan  kenegaraan tersebut.

Kerjasama Indonesia dengan Jepang telah meruntuhkan paham Jepang sebagai penjajah singkat namun sangat kejam,   Rakyat sudah mulai melupakan dengan segala kecanggihan Jepang yang diakui dunia.  Namun,  kekaguman yang telah melebar an rasa kebencian pada Jepang kembali diusir oleh pemerintah sendiri.  Apa yang terjadi? Apakah benar Sultan Tidore mempertanyakan peran rezim Joko Widodo dalam melindungi hak rakyat?
Sultan Tidore Husain Sjah 

Seperti yang dilansir  oleh
INSPIRADATA. Sultan Tidore, Husain Sjah menulis surat untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi). Surat tersebut mempertanyakan ihwal adanya kerja sama antara pemerintah dengan Jepang untuk mengelola Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.

Berikut surat terbuka yang dilansir dari facebook Sultan Tidore Husain Sjah, Senin (16/1):



Kepada Yth

Presiden RI

Ir. Joko Widodo



Assalamualaikum wr.wb.

Dalam menulis warkatul ikhlas ini, saya berharap semoga Allah ajja wajallah memberikan kesehatan dan keafiatan kepada Yang Mulia sehingga dapat menunaikan tugas dan tanggung jawab sebagai kepala negara dengan sebaik-baiknya sesuai dengan sumpah yang pernah Yang Mulia ucapkan pada saat dilantik menjadi Presiden RI.

Mohon maaf yang Mulia, sudi kiranya bisa mendengar dan menyikapi apa-apa yg mengusik hati kami di Propinsi Maluku Utara. Semalam, Tanggal 15 Januari 2017, saya mendapat informasi lewat siaran di salah satu Tv swasta yang memberitakan bahwa yang Mulia telah melakukan kerja sama dengan Negara tetangga Jepang untuk mengelola Pulau Morotai.


Andaikan berita itu benar maka saya ingin bertanya kepada Yang Mulia, apakah kerja sama yang Mulia lakukan itu telah melalui pertimbangan yang menyeluruh? Baik dari sisi ekonomi, politik dan budaya, pertahanan keamanan serta harkat dan martabat bangsa? Dan, apakah dalam kerja sama tersebut yang Mulia telah melibatkan pemerintah Morotai dan masyarakat pulau Morotai sebagai pemilik sah pulau tersebut? Sungguh saya sedih kalau penduduk dan pemilik syah pulau morotai tidak dilibatkan.

Jika pertanyaan di atas sudah yang Mulia lakukan, maka sebagai anak kandung dari negeri Maluku Kie Raha memohon kehadapan yang Mulia sudi kiranya yang Mulia bisa secara transparan menunjukan itu kehadapan kami masyarakat Maluku Utara dan lebih khusus lagi masyarakat pulau Morotai. Kenapa ini penting bagi kami? Jawabannya karena pulau Morotai mempunyai sejarah yang sangat penting bagi bangsa Indonesia dan bahkan dunia. Hal lain agar tidak menimbulkan fitnah dan kemudratan dikemudian hari.

Jika sekiranya hal-hal yang saya sampaikan di atas belum terpenuhi semuanya, maka atas nama Allah dan Bangsa Indonesia yang saya cintai mohon kiranya yang Mulia mengkaji ulang bentuk kerja sama tersebut. Kegelisahan kami ini, adalah untuk kemaslahatan kita bersama dan anak cucu kita dikemudian hari.

Dari keraton Kesultanan Tidore, kami ingin Rumah NKRI ini dapat Yang Mulia dan kami jaga dan rawat secara bersama-sama sehingga semuanya merasa betah dan nyaman tinggal di dalamnya.

Akhirnya kepada Sang Pencipta Al Khalik saya berharap kiranya yang Mulia bapak Presiden Joko Widodo di berikan kearifan dan ketajaman matahati utk membawa bahtra Indonesia yang berisi ratusan juta hamba Allah ini ke pulau harapan yang kita dambakan bersama, baldatun tayyibatun wa Rabbun Gafuuur.



Hormat kami

Sultan Tidore



Husain Sjah



Demikianlah isi surat terbuka itu

Itulah surat terbuka yang disampaikan oleh sultan yang secara tidak langsung mengecam tindakan pemerintah jika pula marotai akan dikelola  oleh Jepang!

Baca selengkapnya

[Foto] Habib terharu pada umat, polisi hormat pada Habib Rizieq Syihab!

[Laskarsyahadat] Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab sebagai Imam besar umat Islam telah mencurahkan segala yang bisa dilakukan untuk kedaulatan dan kemuliaan umat di bawah naungan Islam. Perjuangan Habib Rizieq untuk menyadarkan Ummat Islam yang masih terlena dan terbuai oleh oknum politik berikrarkan duit telah menggerogoti dan menggerus moral penerus bangsa.

Dengan tampilnya Habibana M Rizieq Syihab dengan keluasan ilmu,  ketegasan langkah,  penuh wibawa membawa bendera kemuliaan Islam tak pantang mundur,  Jihad cita-cita besarnya.  Umat islam bangun dan bergelora menyambut panggilan dan seruan takbir beliau, menerima dakwah beliau.  Mulai bergandengan tangan menguatkan sendi sendi persatuan.

Habibana M Rizieq Syihab sebagai Imam besar umat Islam Indonesia tidak pernah henti Dari tuduhan dan fitnah dari pembenci nya, pemutarbalikan fakta oleh media tidak  akan menyebutkan langkah kakinya.  semoga AllahTa’ala melindungi dan Terus menguatkan orang-orang yang mencintai.

Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab adalah tokoh yang dicintai umat, tokoh yang akan senantiasa dilindungi dan didukung oleh rakyat Indonesia yang mencintai persatuan dengan tegasnya keadilan.  Maka tidak heran,  polisi yang memakai hal tersebut sebagai aparat penegak hukum akan mencintai dan menghormati Habib Rizieq Syihab sebagai tokoh yang patut dihormati.

Berikut foto seorang polisi memberi hormat saat kedatangan Habibana M Rizieq Syihab di polda Jabar.  Polisi tersebut mengerti yang dihadapnya adalah ulama yang memperjuangkan hak rakyat tu kedaulatan dan keadilan. Terlihat Habibana M Rizieq Syihab tersenyum dan syahdu melihat ummat Islam yang berduyun-duyun mengirimkan kedatangan beliau di polda Jabar.


Baca selengkapnya

Presiden Joko Widodo Injak Simbol Negara, Jenderal Tito Karnavian akan menindak tegas!

[Laskarsyahadat]  Bendera Merah Putih menjadi simbol kemerdekaan dan kedaulatan rakyat atas haknya untuk mendapatkan keamanan dan perlindungan hidup dan tinggal di NKRI. Merah putih simbol perjuangan dan kemenangan para pahlawan untuk rakyat Indonesia.

Simbol perjuangan harus dihormati dan sebagai tanda Penghormatan,  merah putih berkibar tak boleh menyentuh tanah. Namun,  periode kemerdekaan dan Perjuangan pahlawan sudah terlampau jauh untuk dikenang,  maka tak heran semakin banyak yang menodai baik secara simbolis bahkan menginjak simbol sang Merah Putih menjadi tabiat tokoh bangsa,  maka tidak heran jika rakyat pun banyak yang melakukan,  presiden saja menginjak merah putih,,



Rencana bagus dan baik jenderal Tito Karnavian yang akan menindak para penghina simbol negara khususnya bendera sang Saka Merah Putih.  Maka orang yang pertama ditangkap adalah Presiden Joko Widodo,  karena telah menginjak simbol negara,  Merah Putih!

Lalu bagaimana dengan simbol negara yang bertuliskan Syahadat apakah itu penghinaan terhadap negara?  Jawabnya tidak,  karena PIN para Pejuang sebelum ABRI terbentuk,  PIN merah putih bertuliskan Syahadat menjadi PIN perjuangan.

Dukung jenderal Tito Karnavian menindak para penghina dan penginjak  simbol negara,  bendera Merah Putih.

Berikut pernyataan Jenderal Tito Karnavian terkait bendera melalui Infoteratas.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki penghinaan bendera Merah Putih saat aksi unjuk rasa Front Pembela Islam (FPI) di Mabes Polri, Senin (16/1/2017).

Tito mengatakan, dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil penanggung jawab dan koordinator lapangan unjuk rasa tersebut.

"Tentu sekarang kami melakukan penyelidikan. Siapa yang membuat, siapa yang mengusung, penanggung jawab, korlapnya, akan kami panggil. Siapa ini?" kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/1/2017).

Tindak dan panggil lah Jokowi sebelum memanggil para pencoret bendera ya pak! Termasuk ini pak,,  pendukung Ahok dan pendukung aksi kampanye partai,  di bundaran!!

Baca selengkapnya

Indikasi adanya Adu domba, Bu Megawati tidak jadi dilaporkan!

[Laskarsyahadat] Megawati Soekarno Putri tokoh nasional yang juga mantan Presiden RI ke-4 akhirnya akan dilaporkan ke kepolisian atas pidatonya di Hut PDIP yang ke-44. Aksi pidatonya yang di indikasikan telah menghina iman umat islam.  Terkait kepercayaan kepada hari akhir.


Laporan oleh massa  161 aksi Bela ulama di depan Mabes Polri,  selain akan melaporkan Megawati,  aksi telah melaporkan Kapolda Jabar dan Kapolda Metro Jaya. Gubernur BI Menkeu dan Peruri dengan bentuk laporan tentang adanya logo palu arit di uang baru.

Bagaimana kader PDIP menanggapi laporan yang menggugat kewibawaan ketua Umum yang diduga telah menghina iman Umat islam.  Hukum apakah akan memproses laporan tersebut,  Rakyat Indonesia sedang menunggu. "melalui Sekertaris umum,  kristianto yang beragama kafir,  menyatakan bahwa  kader PDIP akan bersatu membela ketum dari tuduhan dan laporan tersebut".

Kebijaksanaan Habib Rizieq Syihab yang  tidak menyarankan untuk melaporkan Megawati terkait pidatonya tentu karena  masih melihat bahwa mungkin adanya adu domba yang dituliskan melalui pidato bu Megawati,  apakah benar yang menulis pidato adalah bu Megawati sendiri? tokoh nasional yang ayahnya merupakann sang proklamator pecinta Ulama dan Islam. Tidak semestinya bu Megawati berpidato yang bersifat merendahkan martabat dirinya dikalangan umat Islam dan rakyat Indonesia.
Baca selengkapnya

Kejam, BT dipenjara! Istri dan anak tidak dibolehkan menjenguk!

[Laskarsyahadat]  Bambang Tri sebagian orang tidak mengenal sosoknya sebelum Kemunculan buku yang berjudul Jokowi Undercover.  Buku karya Bambang Tri (BT)  menarik minat banyak orang terutama di dunia maya.  Buku yang berisi tentang sejarah indonesia secara umum dan Perjuangan PKI di NKRI,  dan terlebih penting adalah bahasan tentang sosok Joko Widodo atau Jokowi yang sekarang menjabat Presiden RI.

Beredarnya Isu Joko Widodo sebagai anak PKI terbuat dan menjadi tranding status Bambang Tri.  Banyak pihak yang meragukan akan tulisan yang termuat namun share status Bambang Tri tidak bisa dibendung.  Sampai lah isu Buku Jokowi Undercover ke Istana.  Tidak ada reaksi dan konferensi pers dari istana terkait buku yang secara terang menyudutkan presiden ke-7 Jokowi.

Buku tersebut sudah bisa didownload, admin pernah merilisnya,  namun karena adanya larangan dari pihak kepolisian admin untuk sementara menahan dan mencabut lamanya download nya.

Terlepas dari keberadaan buku yang polisi masih mencari dan meminta kepada semua pihak untuk mengembalikan ya,  ada perkara yang lebih penting,  yaitu tentang kebebasan berpendapat dan kebebasan dalam menyuarakan kebenaran telah di anulir oleh pihak kepolisian.




Beredar broadcase prof. Tamim Pardede dengan istri BT yang tidak dibolehkan menjenguk suami,  padahal dengan jelas,  perkara dan status BT yang tidak di siapkan oleh pihak kepolisian sehingga menjadikan BT mendekam di Penjara.

Prof Tamim :"bagaimana kondisi pak BT bu? "

Istri Bt:"  belum tau pak,  saya belum boleh jenguk dan saya tidak dikasih kabar pak BT sama semua saudara2nya pak BT"



Masyarakat tentu bertanya tentang perkara  apa yang menjerat BT sehingga penahanannya seperti teroris.  Apakah BT telah menghina presiden?  Presiden tidak menanggapi buku Jokowi Undercover,  dan BT dalam sebuah pemberitaan hanya pada kasus pencemaran nama baik.  Dimana keadilan dan ketentuan hukum yang diberlakukan oleh pihak kepolisian yang katanya menjunjung wibawa kemanusiaan.
Baca selengkapnya
loading...