Tuesday, 29 November 2016

Dikira ummat Islam miskin dan lemah! Ratusan jamaah Papua memilih naik Pesawat !!

Pikir mereka Ummat Islam Miskin!

Sebuah logika terbalik dan terbelakangg para penguasa saat sekarang,  era kepemimpinan Jokowi-Jk.  Sistem komunis yang diberlakukan secara sistematis untuk menghentikan perjuangan kemerdekaan dan kedaulatan dari nilai keadilan dan keutuhan Negeri.



PKI sebagai organisasi terlaraang pada perjuangannya  secara sistematis memberikan perlawanan sengit dengan cara licik dan biadab.  Jenderal dan ulama serta santri di bunuh dengan cara - cara keji,  namun usaha mereka diketahui dan segera ditumpas.

Usaha sistematis yang digunakan oleh penguasa sekarang mirip yang dilakukan oleh PKI yaitu bagaimana membungkam usaha rakyat untuk menegakkan keadilan.  Terbukti acara aksi yang sejatinya untuk melihat persatuan Ummat,  dihalang halangan dengan berbagai upaya,  dari media sampai pejabat teknis turun tangan,  angkutan umum menjadi nyata bahwa penguasa sekarang sedang mengatur bagaimana usaha kritik ditutup habis,  kementerian informasi atau keminfo turut andil menjejal media yang aktif mengkritik penguasa.

Baca juga: aksi longmarch dari Ciamis ke Jakarta disambut Warga dengan antusias 

Aksi 212 yang dalam perjuangan penguasa menggagalkan,  ternyata tidak mampu,  karena dari berbagai daerah akan menuju jakarta.  Usaha aparat penguasa untuk menjejal ternyata tidak bisa,  harusnya semua angkutan umum.  Namun sebaik baiknya makar penjahat,  makar Allah lebih baik.

Ummat Islam yang dilarang menggunakan bus atau angkutan darat,  mereka menggunakan kaki yang gratis dan merupakan anugerah dari AllahTa’ala,  selain itu dari Papua menuju jakarta menggunakan pesawat.  Dikira ummat Islam itu lemah dan miskin...  Ini bukti kekuatan dan kekayaan yang Allah berikan..  Penguasa zalim tunggu an azab AllahTa’ala...





Bagikan

Jangan lewatkan

Dikira ummat Islam miskin dan lemah! Ratusan jamaah Papua memilih naik Pesawat !!
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

loading...